Minggu, 09 Oktober 2016

Novel Matahari Mata Hati

Novel Matahari Mata Hati


 MAYANA SERIES: Novel Matahari Mata Hati

Alhamdulillah nggak terasa setahun berlalu sejak lahirnya novel Matahari Mata Hati terbitan Tiga Serangkai ini.

Kalau boleh kilas balik, berikut beberapa catatannya. Cekidot ya...

PROSES KREATIF
Bercerita tentang tiga orang gadis dengan mimpi dan tantangannya masing-masing. Mereka berlatar belakang, nah ini kayaknya yang bakalan terus menjadi ciri khas&platformku, keluarga santri/pesantren. Seperti juga dalam novel #B, #HPG, #G, #MM

Siapa modelnya alias tokoh-tokoh asli yang menginspirasi para karakter dalam novel MHMH ini? Sepupu-sepupuku tersayang, yang meski kadang galau karena keterbatasan, 'jeruji' mengerangkeng mereka dari meraih cita-citanya tetapi terus menjaga api dalam diri mereka.

Kutulis ulang beberapa kali dalam berbagai format yang berbeda dengan perubahan outline beberapa kali, sehingga sampailah pada format yang di-ACC ini. Jika dihitung secara keseluruhan waktu prosesnya sejak dari embrio, outlining, pengembangan, re-outline sampai dengan  re-write-nya beberapa kali, mungkin memakan waktu sekitar sembilan bulan-an atau lebih.

BLURP BELAKANG COVERNYA
Tak cukup mimpi
Butuh jua energi dan sinergi 
‘Tuk bersinar seperti mentari

**

Semua menjadi ada dan terlihat, menjadi berpikir dan berhasrat. Jika iman itu hidayah, cinta itu anugerah. Hidayah itu selesai, hak mutlak Sang Pemiliknya. Namun anugerah, dia belum selesai dan bukan ciptaan bentuk jadi tetapi harus diperjuangkan. 
Dan setiap perjuangan hanya akan menjadi jika dibakar dengan pengorbanan. Pengorbanan adalah bayang dari keberanian. Di antara perjuangan dan pengorbanan itulah akal berkembang menghidupkan peradaban. Dapatlah dipahami, jika Tuhan selalu bersama para pemberani.


LAUNCHING DAN BEDAH BUKU

Pre-launching bersama Yatim Mandiri
Bedah novel di Gramedia Pandanaran Semarang


RANGKAIAN PROMO RADIO


Talkshow di radio PRO 2 FM Jogja

Talkshow di radio Sonora FM Semarang

Talkshow di radio Gajah Mada FM Semarang

Talkshow di radio RRI Jakarta


RESENSI dan REVIEW di Media

ini petikan reviewnya:
Kisah-kisah yang dikemas melalu cerita dan tokoh fiktif ini jika dicermati seakan-akan benar terjadi dalam kehidupan manusia. Namun, kadang karena angkuh segala macam pelajaran dan inspirasi, motivasi, dan evaluasi diri mudah diabaikan oleh kita semua. Hal inilah yang perlu kita sadari sejak dini. Membaca kisah-kisah renyah dalam kilasan peristiwa di dalam karya ini akan membangkitkan diri kita dari tidur nyenyak untuk mewujudkan mimpi yang kita alami.
Di era modern yang serba persaingan seperti saat ini, modal pandai atau cerdas saja tidak cukup (hlm. 237). Segalanya membutuhkan daya tahan mental yang kuat, keuletan, kesabaran, dan kerja keras yang menjadi kuncinya serta kenalan dan pengalaman yang bisa diandalkan. Tanpa modal seperti itu, segala mimpi yang pernah bergelantungan dalam tidur siang bolong kita, hanya akan berupa kembang tidur saja, tidak akan berwujud menjadi kenyataan.
Sebuah gebrakan baru, Dian Nafi berhasil mengemas kisah tentang spirit-heoroik remaja perempuan untuk menggapai mimpinya agar bisa kuliah sesuai dengan passion-nya meski tidak memiliki biaya yang cukup. Sebuah perjuangan, kerja keras, dan kesabaran yang dilakukan oleh Ami, Sikha, dan Mayana mampu membawanya hingga mimpi besarnya terwujud. Segala macam bentuk mimpi jika ingin diwujudkan harus disertai dengan kerja keras, kesabaran, keuletan, kenalan, dan pengalaman.
selengkapnya bisa dibaca di sini

VIDEO TRAILER
https://www.youtube.com/watch?v=DoNKd53exqU

https://www.youtube.com/watch?v=4kWtlAinpnU


 AWARD

Dan subhanallah walhamdulillah, novel Matahari Mata Hati dapat kesempatan untuk masuk dalam long list Festival Anugerah Pembaca Indonesia tahun 2015.

Teman-teman  bisa dapatkan novel Matahari Mata Hati ini di toko buku Gramedia, Togamas, Tisera dll., Juga bisa via toko buku  online atau langsung ke Tiga Serangkai di
sms/telpon: 08112642333

pin BB: C003FE82F

Oh ya, ada chirpstory-nya lho. Bisa teman-teman simak di https://t.co/FJpw3uXJzp




0 komentar:

Posting Komentar