Sabtu, 13 April 2019

Tasyakuran HUT BUMN di Marina Convention Centre

Tasyakuran HUT BUMN di Marina Convention Centre




Pagi-pagi sekali setelah sholat subuh, aku berkendara ke arah barat Semarang. Mendekati kawasan Marina, jalanan mulai macet karena ada banyak pejalan kaki yang bergerak ke Marina Convention Center. Sabtu tiga belas April ini memang ada event special. Banyak orang datang dari segala penjuru. Wuih saking banyaknya orang yg mau ikutan syukuran kementerian HUT BUMN, ada yg musti jalan dua kilometer ke venue lho. Hosh hosh! Cemungudh!






Saat berhasil menembus kerumunan orang dan lalu lintas yang padat, akhirnya aku dapat tempat untuk parkir dekat dengan venue. Alhamdulillah. Langsung saja aku melangkah mendekat ke gedung Marina Convention Centre sembari menunggu teman-teman yang lain.

Sambil menunggu, aku menikmati suasana dan berjalan mengitari area venue yang sudah mulai penuh dengan orang-orang BUMN berpakaian putih. Di punggung kaos-kaos mereka bertuliskan One family, one nation, one vision to excellent. Ini rupanya yang menjadi tema Syukuran HUT kementerian BUMN tahun ini.































Menjadi opening acara tasyakuran HUT BUMN, a
da kirab budaya memasuki arena menuju panggung. Paling depan adalah warag ngendog sebagai pembuka arak-arakan. Diikuti para penari yang cantik cantik, generasi milenial yang menjaga kelestarian budaya kita.



Warag ngendog biasanya diarak saat perayaan dugderan juga kalau di Semarang, menyambut datangnya Ramadhan. Warag ngendog ini hewan rekaan yg merupakan simbolisasi lintas etnis budaya yg ada di Semarang, ada Jawa, Tionghoa, Arab dll




Kirab budaya melambangkan keragaman BUMN. Dari yang melayani di darat kayak KAI, jasa raharja, melayani di laut kayak PELNI, melayani di udara dll. Ada yang bergerak di bidang tambang, telekomunikasi, infrastruktur, per-bank-an dll. Keragaman budaya kita juga menjadi kekayaan negeri tercinta Indonesia.
Di belakang warag ngendog ada para penari yang cantik cantik, generasi milenial yang menjaga kelestarian budaya kita.




Dalam arak-arakan itu tentu saja ada Ibu Rini, kepala sukunya Kementerian BUMN. Jadilah kami mendekat untuk bisa berfoto bersama beliau. Waduh, ada banyak sekali orang dan aku hampir putus asa karena akan kehilangan kesempatan berharga ini. Saat aku sudah mau menyerah, tahu-tahu Ibu Rini menyambar lenganku dan mengajak selfie. Whoaaaaa..

Seneng banget bisa ketemu dan berpose bareng bu Rini Soemarno di acara syukuran HUT BUMN hari ini. Whoaaa. Di antara ribuan orang lhooo 😘 Makasih bu🙏




Acara berlanjut dengan olah raga pagi.
Sekarang semua peserta yang datang seseruan dengan senam bareng. Senam lintas generasi sampai millenial, ada SKJ, zumba, dll Ayo golek keringet. Ayo bakar lemak







Senam lintas generasi ini adalah simbol sinergi KEMENTERIAN BUMN dengan BUMN, juga sebagai simbol keseruan kerja sama antara generasi karyawan BUMN.

Usai senam, lalu semua yang hadir khidmat berdiri dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya. Hati selalu bergetar jika mendengar dan menyanyikan lagu kebangsaan ini. Apalagi kalau bersama orang-orang sebanyak ini.

Rangkaian HUT Kementerian BUMN ini diadakan di beberapa kota di Indonesia, salah satunya hari ini di Semarang yang dihadiri ibu menteri langsung. Beruntung ya kami yang tinggal di Semarang, jadi bisa ikutan. Rangkaian HUT Kementerian BUMN sebenarnya juga sudah dimulai dari bulan Maret dengan berbagai kegiatan. Dan tanggal 13 April itulah puncaknya.

Setelah lagu Indonesia Raya berkumandang, acara dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin oleh Habib Umar Muthohar. Smoga BUMN makin amanah, sukses dan jaya. Aamin





Ada yang kuning tinggi undak undakan kayak candi di sebelah barat panggung, kupikir apaan ya. Eh ternyata itu tumpeng raksasa yang mau memecahkan rekor muri hari ini. Gila aja, gimana coba cara bikinnya. Tinggi tumpeng sekitar empat meter itu merupakan lambang kebersamaan.
Kalo di-zoom lagi bisa diliat itu ada semacam tumpeng kecil bentuk stupa-stupa di bagian atasnya.




Di atas panggung selanjutnya ada Persembahan oleh Millennials BUMN Semarang yang menyanyikan jingle BUMN.
Nih liriknya jingle BUMN: Kita memang beda..... Namun satu jiwa... Berjanji bersama membangun negara... Genggamlah tanganku
Satukan semangatmu
Bertekad tuk maju

Melangkah tak pernah ragu-ragu



Reff jingle BUMN juga nyess bangeet. Mari kita satukan hati Bagi bangsa ini Mari kita wujudkan mimpi Kerja nyata dan pasti Bakti BUMN untuk Ibu Pertiwi Kuy!


Bu Rini Soemarno juga ikut menyanyikan jingle BUMN bersama jajaran direksi BUMN.

Di venue juga disediakan tempat bermain buat anak-anak. Buat emak-emak dan papah-papah yang datang, bisa melipir ke sini bawa anak-anaknya having fun juga.












Selanjutnya di layar-layar besar dekat panggung lagi diputar video perjalanan dan kinerja Kementerian BUMN. Semua upaya takkan berhasil jika tak ada dukungan dari semua pihak. Mari bersatu padu bahu membahu untuk membawa negeri ini mjd lbh baik.


Acara berikutnya adalah sambutan oleh Bu Rini. Kutipan pidato Bu Rini pada perayaan HUT kali ini "BUMN harus semangat, kuat dan juga tangguh. Kita melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara Indonesia."

Menurut Bu Rini peningkatan aset juga mendukung kontribusi BUMN terhadap penerimaan Negara untuk mendukung pembangunan


Tahun 2018, kontribusi BUMN terhadap penerimaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencapai Rp 422 triliun baik dalam bentuk dividen, pajak maupun penerimaan Negara bukan pajak.


Menteri BUMN Rini M. Soemarno beserta jajarannya dan 52 Direksi serta Komisaris BUMN hadir untuk menyampaikan rasa terima kasih atas kerja keras para insan BUMN atas kontribusinya terhadap kemajuan BUMN.


Kami optimis kinerja BUMN akan lebih baik, kekuatan sinergi makin jelas dan kami on the track untuk mewujudkan holding diBUMN agar organisasi lebih ramping dan menjalankan bisnis lebih cepat dalam mengejar hasil usaha maksimal untuk dikembalikan kepada masyarakat.

Semoga apa yang telah kami lakukan bisa lebih mengakrabkan dan menghangatkan hubungan BUMN dengan masyarakat, sehingga BUMN dapat selalu hadir untuk negeri dan memberi manfaat untuk masyarakat,


Sebagai bagian dari Good Corporate Governance (GCG),  BUMN turut aktif dalam kegiatan sosial dan edukatif dengan melibatkan masyarakat maupun milenial BUMN.  Melalui program BUMN Goes to Campus yang dilakukan sekitar

27 BUMN berhasil meraih perhatian sekitar 30.000 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia, seperti Karawang, Riau, Tasikmalaya, Lampung dan Padang.

Program ini juga melibatkan para petinggi BUMN yang dikemas dalam kegiatan seperti CEO Talks, Kelas Kreatif, Magang & Vokasi Bersertifikasi untuk 10 ribu mahasiswa dan perekrutan bersama BUMN untuk 11 ribu orang.


Digalakkan juga aktivitas sosial yang melibatkan masyarakat yakni program Pangan Murah yang dilakukan oleh 38 BUMN dengan menyalurkan 600.000 paket di 56 kota dan kegiatan Bersih-bersih Kampung Sehat di 18 kota dengan melibatkan 11.000 warga

"BUMN tidak hanya merujuk pada profit dan kinerja di atas kertas, tapi juga berprestasi mendapatkan tempat di masyarakat dengan memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan sebagai wujud social corporate responsibility BUMN,

Rangkaian HUT BUMN tersebut para milenial BUMN senantiasa dilibatkan dengan misi khusus oleh Kementerian BUMN. Dlm pidatonya di Marine Convention Center di depan hadapan milenial, Rini berpesan para generasi milenial yang bekerja di BUMN

para generasi milenial yang bekerja di BUMN harus kreatif, inovatif dan berani menyuarakan pemikiran untuk membuat BUMN besar dan tangguh untuk menghadapi segala tantangan

Karena dikelola secara profesional, transparansi dan kerjasama yg baik antar BUMN, alhamdulillah kementerian BUMN kini makin besar, makin maju, dan makin tangguh. Ibu Rini menitipkan pesan ke generasi milenial agar terus menjaga BUMN utk anak cucu kita


Dalam 4,5 tahun perjalanan ini ada banyak hal yang membanggakan dan harus disyukuri. Kalau dulu masing-masing BUMN bekerja sendiri dan ego sektoral. Sekarang semua bersinergi dengan baik sehingga ada banyak proyek yang selesai dengan lebih cepat dan kualitas lebih baik.


Semua BUMN yg hadir di acara syukuran ini juga bisa kita lihat di booth-booth tenda yg mengelilingi venue. Ada Adhi Karya, BNI, BRI, BTN, kimia farma, KAI, Pelindo, pelni, jasa raharja, PGN,walini, wijaya karya, waskita, pegadaian, pertamina


Sambutan dan harapan bu Rini, semoga ke depannya Kementerian BUMN akan makin one family, one nation, one vision to excellent


Yang masih menjadi PR adalah masih adanya korupsi di badan ini. Bu Rini punya harapan agar para milenial bisa memperbaiki sistem dan kinerja kementerian ini agar tak ada lagi korupsi


Usai memberikan sambutan, Bu Rini motong tumpeng raksasanya, guysss.

Struktur tumpeng raksasa dibuat oleh BUMN WIKA. Dan bu Rini musti pakai crane untuk naik dan motong tumpengnya

Tiga rekor muri dipecahkan hari ini oleh event syukuran HUT kementerian BUMN nih. Rekor tumpeng tertinggi, pembagian nasi kuning terbanyak dan transaksi dg qr code terbanyak dalam lima jam.


Wuih ternyata 6x6x4,13 m ukuran tumpengnya. Potongan tumpeng pertama diberikan pada karyawan BUMN termuda. Pemotongan tumpeng yang kedua oleh pak Tanri Abeng, menteri BUMN yang pertama.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan penghargaan bagi karyawan-karyawan BUMN yang berprestasi.















Bagi pengunjung yang lapar, langsung bisa melipir ke tenda booth-booth yang berjajar di tepi sekeliling venue. Ada banyak pilihan kuliner. Karena di masing-masing booth tersedia jajanan kuliner, guys. Siap-siap menggendut deh kalau mau nyobain semuanya..



Dalam rangka mensosialisasikan alat bayar digital hasil kerjasama 8 BUMN dalam LinkAja, sejumlah promo juga diberikan ke masyarakat umum yang sudah menggunakan LinkAja, cashback untuk pembelian makanan, minuman , pembelian voucher listrik dsb. Saat ini, sekitar 75.000 merchant yang sudah bekerjasama dengan LinkAja dengan sejumlah promo menarik.


Nah, kini acara dilanjutkan dengan nyanyi-nyanyi bareng. Live music. Diawali dengan jingle BUMN dong, teteuup. Reggae reggae gitu musiknya. Ternyata yg menciptakan jingle BUMN tuh kang Ferry Curtis, dia nyanyi juga di panggung bareng bu Rini. Aku ketemu kang Ferry Curtis beberapa kali. Yang pertama kalau nggak salah sekitar tahun 2011.


Akhirnya seluruh rangkaian acara HUT BUMN ini pun usai. Walaupun abang Rizal Armada dan kawan-kawan band-nya tidak jadi naik panggung karena waktunya habis, dan terburu-buru mengejar jadual terbang ke bandara.

Seru banget acara tasyakuran HUT BUMN-nya yaaaa..

Semarak HUT BUMN diramaikan sekitar 30 ribu keluarga karyawan BUMN dari 56 BUMN seluruh Indonesia. Semua berkumpul dan di Marina Convention Centre, Semarang mengucapkan rasa syukur dan doa atas prestasi, kinerja, sinergi BUMN dalam membangun negeri.
Yuk kita ikut support dan doakan!

Minggu, 31 Maret 2019

DEMAK BERDZIKIR UNTUK INDONESIA DAMAI DAN SEJAHTERA


DEMAK BERDZIKIR UNTUK INDONESIA DAMAI DAN SEJAHTERA




Alhamdulillah baru saja Muslimat NU dan banom Nahdlatul Ulama lainnya bekerja sama mengadakan acara

Demak Berdzikir 1001 khataman 1001 khafidzoh di alun-alun Demak Raya, dalam rangka
Harlah NU ke 93
Harlah Muslimat NU ke 73
Harlah Fatayat NU ke 69
Harlah IPPNU ke 64
Hari Jadi Demak ke 516
Dan peringatan Isra' Mi'raj

Hari di mana kita menjadi saksi militansi para Muslimat negeri ini. Subhanallah.

PR nya adlh transform yg buih agar tdk sekadar buih terus



Banyak senyum hari ini dari wajah2 muslimat yg rawuh, lantunan quran para hafidzoh yg membelai sukma. Indonesia insya Allah diberkahi. Aamiin

















Idolaku nih on stage. Gus Taj Yasin wakil gubernur kita yang alim, lembah manah dan simpatik, mewakili pak Gubernur

Pd dasarnya kita tdk bisa menyelesaikan permslhn kita sendiri. Smoga dg harlah ini, makin besar kontribusi Muslimat bagi negeri. Smoga indonesia sejahtera, aman, damai, hebat, maju, menjwb segala tantangan jaman. Tetap jaga tawasuth, tawazun, tasamuh.

Mari tampilkan dan tunjukkan Islam yg membawa rahmat, kedamaian. - Gus *Eh ternyata tadi itu baca sambutan tertulis pak




233 milyar dialokasikan utk pendidikan, guru madin, tpq, pesantren se-jateng. Kamis kmrn dibagi, mulai dr pati. Jumat, kab ungaran, wonosobo. 171 rb guru madin, tpq, pesantren di 2019. Saat ini msh terus melanjutkan pendataan - Gus




Ingin rejeki lancar? Dawuh Kyai Maimun, baca 70x astagfirullahal adziim wa atuubu ilaih. Taubatan abdin dzolimin laa yamliku linafsin dzorron wa laa naf'an wa laa hayaatan wa laa nusyuron. *Versi bib Salim 35x. - Gus






Dalam acara ini. para ibu Muslimat juga mendeklarasikan anti hoax, fitnah dll.


Kalau mau dpt pahala lbh besar drpd puasa 30 hari? Rukunkan yg bertengkar Satukan yg bercerai berai Dekatkan yg jauh - bu Mursyidah PP Muslimat Mewujudkan generasi berilmu, beramal, bertakwa pd ilahi - isi mars Muslimat. Robbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyatinaa etc




Bu Mursyidah PP Muslimat yg ngisi pengajiannya guyon nih. Itu doanya robbanaa hab lanaa min azwaajinaa, itu kenapa banyak ya. Apa maksudnya byk suami? Nggak boleh ya ibu2. Kalau yg baca bpk2, boleh banyak istri, tapi maksimal empat ya.


Kisah Balqis. Pendekatan diplomasi lbh efektif dibandingkan perang. balqis kirim emas, permata dll. Kalau Sulaiman menolak, berarti punya misi mulia. Sulaiman jatuh cinta pd Balqis. Hampir saja kena hoax. Shg diatur spy Balqis dtg. Innii aslamtu ma'assulaiman lillah -Mursyidah



Belajar dr kisah Balqis: Membentuk negara perlu kejernihan hati, jangan menggunakan kekerasan, suap bisa menghancurkan sistem, menolak suap membawa berkah, tangkis hoax, butuh kesetaraan gender, keahlian khusus yg dimiliki perempuan juga dihargai,dipakai - Mursyidah

Rabu, 27 Maret 2019

How Many Serendipity You Get Today?

How Many Serendipity You Get Today?



Berapa kali kalian menemukan kebetulan dan keberuntungan yang singgah dalam hidup kalian?
Adakah kebetulan dan keberuntungan yang datang kemarin?
Yang hadir hari ini?

Coba hitung!
Mungkin begitu banyak tapi kita tak cukup sadari.
Mungkin hanya sedikit, tapi sangat signifikan.

Seberapa besar rasa syukur kita atas hal-hal ajaib dan menakjubkan seperti itu?
Di luar keterkejutan dan keterpanaan kita, apakah kita telah menyampaikan terima kasih yang pantas bagi keagungan KuasaNya yang seperti ini?

Adakah kita?
Atau karena masih kurang bersyukur dan berterima kasihnya kita, karena menunggu hal-hal yang lebih besar lagi?
Kenapa harus menunggu untuk bersyukur?
Kenapa tidak sekarang saja?

Alhamdulillah
Tsumma alhamdulillah


Minggu, 17 Maret 2019

Kamis, 21 Februari 2019

Pameran Sketsastra di Tekodeko Kota Lama Semarang

Pameran Sketsastra di Tekodeko Kota Lama Semarang


Alhamdulillah acara pembukaan sketsastra malam ini berlangsung sukses dan seru. 18 dari 22 penulis yang datang dari berbagai kota berkumpul di arthouse nya tekodeko. 
Aku pengumuman dong via sosmed beberapa hari sebelumnya.

Don't miss it!

Next Gig! 
Pameran sketsa sastra antologi terbaruku: Single Fighter: Aku Memilih Bahagia. 
Acara ini merupakan rangkaian dari roadshow antologi Single Fighter ini di beberapa kota di Indonesia. 
Bagi yang menginginkan bukunya, silakan DM ya atau wa/sms 085701591957.
Jauh hari juga aku sudah woro-woro tuh via instagram: 

Hai! Sudah nggak sabar lihat pameran sketsastra jumat sampai rabu ini ya. 
Nih! Kita kasih teasernya dikit ya. Lalu kupamerkan video buku sketsastra nya.

#sketsa
#sastra
Berpose bersama usai talkshow sketsastra di tekodeko kota lama Semarang. 
22 sketcher dan 22 penulis single fighter women. Bayangkan betapa banyaknya lajang perempuan. 
Alhamdulillah satu persatu sdh mulai mentas. Ada yg akhirnya nikah lagi stlh 18 th menjanda. Ada yg nikah lagi dpt brondong 13 th lbh muda. Ada yg dpt bule.
Sabar, ntar kan dpt antrian.

 Sketsa coretan sketcher Bandung, mba Teny, yang dibuat berdasarkan interpretasi atas ceritaku di antologi Single Fighter: Aku Memilih Bahagia. 
Saksikan pamerannya di Tekodeko Kota Lama Semarang. 16-20 Februari 2019
Acara ini merupakan rangkaian dari roadshow antologi Single Fighter ini di beberapa kota di Indonesia. 
Bagi yang menginginkan bukunya, silakan DM ya.

Oh ya, sketsanya juga boleh ditebus dengan harga yang pantas. Monggo 
 Teaser sketsa esaiku nih. 
Masih ada 21 sketsa atas 21 esai penulis lainnya yang jadi kontributor antologi Single fighter : aku memilih bahagia. 
Don't miss it!
Sabtu - Ahad 16-17 Februari 2019
Pameran sketsa sastra antologi terbaruku: Single Fighter: Aku Memilih Bahagia. 
Acara ini merupakan rangkaian dari roadshow antologi Single Fighter ini di beberapa kota di Indonesia. 
Bagi yang menginginkan bukunya, silakan DM ya atau wa/sms 085701591957.

 Buku-buku Hasfa Publishing juga hadir dan laku dibeli para pengunjung pameran. Alhamdulillah.


Talkshow tentang sastra dan sketsa di tekodeko kota lama Semarang. 
Acara ini merupakan rangkaian dari roadshow antologi Single Fighter ini di beberapa kota di Indonesia. 
Bagi yang menginginkan bukunya, silakan DM ya atau wa/sms 0895364024188



 Kami juga bertemu dengan sketser-sketaer perempuan yang membuatkan sketsa berdasar pemaknaan atas tulisan-tulisan yang kami buat. 



Selamat buat sketsa yang terjual malam ini. Masih ada sketsa sketsa yang bisa teman-teman nikmati besok Ahad sampai tanggal 20 Februari ini. 
#sketsastra

Kamis, 14 Februari 2019

Perjalanan Pelipur Lara


Perjalanan Pelipur Lara



Alhamdulillah aku dan anak-anak punya hobi yang sama. Selain suka membaca dan nonton, kami juga cinta jalan-jalan. Makanya sedari kecil mereka ikut ke mana-mana. Ke Bali, Banyuwangi, Surabaya, Mojokerto, Jember, Lamongan, Tuban, Jakarta, Depok, Bekasi, Solo, Wonogiri, Jogja,  Malang. 



Dari masing-masing kota itu seringnya kami membeli oleh-oleh berupa souvenir, kerajinan tangan, craft dan tentu saja makanan. Tapi yang tidak pernah ketinggalan adalah pasti kami membeli kaos. Seragam, bertiga. Hahaha. Jadi kalau nengok dalam almari kami, isinya banyak juga kaos-kaos khas masing-masing kota itu. Dan kembar tiga. Ceritanya buat menjaga kekompakan dan tentu saja sebagai kenang-kenangan bahwa kami pernah dolan singgah ke kota-kota tersebut. Gitu.


Kami seringkali mencari waktu kapan bisa menghabiskan waktu bersama-sama sambil menikmati pemandangan ataupun event-event seperti festival seni, budaya, sastra dan semacamnya.  Yang paling sering tentu saja memanfaatkan masa liburan akhir tahun dan liburan akhir tahun pelajaran, biasanya sekitar Mei Juni.
Kadang hari-hari libur yang ada menyelip di kalender pun bisa menjadi escaping day buat kami refreshment. Kalau yang Cuma libur singkat begitu, kami suka pergi yang dekat-dekat saja. Misal ke Semarang, Kudus, Jepara,  Ungaran, Salatiga atau Magelang. Atau bahkan makan kuliner an, renang atau nonton film bareng di bioskop.
Senang banget pas tahu kalau awal April nanti ada hari Libur isra miraj 2019 Bisa banget nih dipakai untuk liburan ke suatu tempat. Ngomongin isra mi’raj jadi ingat peristiwa perjalanan Rasulullah SAW dari masjidil haram ke masjidil Aqsho, dan lanjut naik ke Sidratul Muntaha. Aku nggak mungkin lupa dengan perjalananku sendiri waktu itu ke Makkah Madinah. Aku menuliskannya dalam novelku terbitan Mizan Publishing berjudul Miss Backpacker Naik Haji.

Selama di Madinah, Alhamdulillah kami – aku dan adik-adikku juga paman bibiku- bisa sempurna melaksanakan arba’in. Yakni sholat berjamaah selama empat puluh waktu sholat. Dan juga berziarah ke makam Rasulullah SAW.

Aku ingat suatu siang hari bakda Salat zuhur itu ketika aku sedang duduk menunggu giliran bisa ke Raudah, tiba-tiba ada cahaya jatuh ke pangkuanku. Subhanallah.
Cahaya itu masuk ke ruangan dalam Masjid Nabawi sedikit demi sedikit. Ternyata aku duduk tepat di bawah salah satu kubah yang bisa dibuka dan ditutup. Beberapa orang yang duduk di dekatku berseru kaget dan serentak kepala menengadah melihat langit-langit yang terbuka.



Subhanallah. Meski kemudian kami berjejalan menuju Raudhah, tapi kami tetap merasa adem dan semakin bergetar dalam kekhusyu’an.
Masih kuingat kala aku berdiri shalat dan berdoa di Raudhah. Ya Rabb, sedemikian dekat diriku dengan makam dan yang dulunya kediaman Rasulullah. Kami, para jamaah haji, menangis di sana. Terharu. Cinta. Rindu. Ya Rasulullah. Kami datang ke rumahmu. Beri kami syafaat ya Rasul.
Sekarang pun tiap kali berdiri untuk mahallul qiyam saat pembacaan sholawat nabi, air mata seringkali masih menetes. Bahkan kadang meluncur deras. Teringat masa-masa indah di Raudhah yang mencekam dan menaklukkan hati. Ya Rasul Ya Rasul. Isyfa’ lanaa Ya Rasul. Air mata pun mengalir tak terbendung.
 
Aku bersyukur telah Dia anugerahi perjalanan haji umroh, persis setahun setelah kematian almarhum suamiku. Sama halnya seperti saat Allah memperjalankan Rasulullah dalam peristiwa Isra’ Mi’raj, itu juga setelah kematian almarhum istri tercintanya, Siti Khadijah dan pamannya, Abu Tholib.
Perjalanan yang menjadi pelipur lara. Subhanallah Alhamdulillah. Allah memang Maha Penyayang dan Maha Bijaksana.

Pengalaman selama empat puluh hari di dua kota suci itu, atau yang sering disebut Haromain, membuatku selalu ingin kembali ke sana. Kangen. Suasananya adem, relijius, tenang dan menentramkan. Ingin sekali aku pergi ke sana lagi dengan mengajak anak-anak juga. Aku pernah membahas ini dengan seseorang yang berjanji insya Allah akan mengajak kami untuk umroh bersama ke sana. Aamin ya Allah. Semoga impian kami ini terkabul.
Selain ke Makkah dan Madinah, tentu saja kami juga bisa sekalian pergi ke Turki seperti orang-orang itu. Tentu akan sangat menyenangkan sekali. Iya kan. Kabulkanlah Ya Allah Rabbul izzati.