Minggu, 09 Desember 2018

Temu Coworking 2018

Temu Coworking 2018



7-9 Desember 2018 barusan Temu Coworking ke-2 sukses digelar di Semarang. Coworing space dari seluruh pelosok Indonesia hadir. We all share, learn and support together.




Berikut beberapa petikan isi dari panel-panel conference maupun diskusi-diskusii unconference-nya.

Semoga bermanfaat!

Ada 230+ Coworking Space di 45 kota di indonesia. Sebagian berbasis digital tech, budaya, seni, makerspace. Awalnya adl hacker space di bandung, patungan nyewa rumah. Lalu comma di jkt. Awal 2015 ada 30 an. Separuh Coworking space ada di jkt.


Mitos Coworking space hy utk freelancer sbnrnya keliru. Krn bisa juga mengerjakan teknologi baru dan conncetor komunitas, corpority dan enterpreneur. Byk perusahaan yg meng-create inovasi2 dan bisa kolaborasi bareng.

Coworking tren in 2019 Corporate go Coworking More colabs with land/building owner Aim spesific market More technology

Added value dan Fasilitas yg bisa juga ditawarkan Coworking adl CRM, tech team, tech support, mentor, dst jd bukan hy membership bg start up, company dll

Utk payment Coworking ke depannya bisa cashless. Market saat ini awareness utk adopsi pd cashless mulai tinggi Fintech bs mengakomodir para pemakai Coworking space juga.

Pelaku Coworking space di 2nd dan 3rd city msh kesulitan ajak kerjasama dg pihak ketiga. Solusinya: Bisa kemitraan2 dg pihak2 yg py kerja sama dg cid

British council indonesia bikin riset. Context. Creative space: convenor, providing space, suppport, business dev, community engagement within creative, cultural and tech sectors. Jd org2 kesenian justru sdh duluan melakukannya




Typologi space: Coworking space, creative hubs, creative spaces, maker spaces, digital incubators, community Space, network collaborator Msg2 bisa menemukan identitas yg paling pas bagi space-nya. Atau memuat sekaligus berbagai fungsi

Makerspace menyediakan alat, tools yg tangible. Code margonda depok contohnya, mengajarkan membuat produk2 kayu dst.

Creative spaces activity biasanya condong pd background founder dan cofounder nya. Itu jd kunci. Spy tdk jd random tempat kerja. Tp ada sesuatu yg ditawarkan yg cuma ada di tempat kita Ex. Estubizi: kewirausahaan

Berkontribusi pd yg dibutuhkan masyarakatnya.

Creative hubs stakeholders

Recommendation


Make tomorrow, today. Unlocking growth for human age By bill jansen from mercer

Coworking space adl tempat yg menghubungkan byk hal. Berbasis komunitas. Komunitas adl keluarga yg kita bangun agar impactful dan meaningful. Stlh main ke tempat kita, ia makin berdaya dan terhubung dg sumber daya

Dampingi komunitas2 utk tahu permasalahan mrk demi bisa memberikan program yg tepat sasaran. Riset & evaluasi, libatkan tokoh, anak2 muda dst Pahami key point mrk. Sama2 cari solusi

branching out: when and how.
Bukan saja ttg tempat tapi bisa juga Diversifikasi utk revenue stream. Mitranya bertambah, inovasi programnya nambah, dll Bisa Going wide atau going deep.
Serendipity adl kebetulan2 yg menguntungkan. Tapi kpn kita siap branchout? Kalau internal sdh siap. Start up adl industri rintisan yg ada edukasinya Siapkan Business model,system Ada daerah2 yg mmg belum siap marketnya Butuh Mental-Momentum-Man

Armada Co hive dari 10 jadi 200 org dlm 2 th. Growing pain hrs diperhatikan krn stressful Problem utama di manusia. Dr main struktur jd makro manage. Tim dg job desc lbh jelas Invest in team lbh baik agar growth nya lbh cepat,shg revenue berlipat

Lihat opportunity pd space-nya saat branch out,tdk hrs cowork space. Cara hire team: Berangkat dg approach Community dev program, partnership. Lihat kualitas msg2 yg dibutuhkan desk job Lihat Function dr Community builder Strktr tergtg generasi

Social welfare driven by creativity. So we need creative city. Azwar anas dg approach creativity, bikin byk org dtg utk belajar, dan akhirnya juga tourism. Gmn caranya bgn ekosistem kreatif? Skrg mgkn anak2 yg bisa coding yg bisa ubah dunia

Byk bgt yg pemerintah tuh sok tahu. Byk hal dibikin yg tdk bs diterima masy sbnrnya Pemerintah hrsnya tdk cuma ajak masy kerja bareng, tp ajak berkreasi bareng Co-creation rather than just co-working - arifin, bupati trenggalek


Sympathy not enough Bikin posko: Sedekah informasi, sedekah rejeki, dll. Ternyata gak cukup s/d tempat2 jauh Pemerintah gak cukup pinter utk mengatasi masalah2 masyarakat. Hrs kerja sama dg org2 pinter, berdedikasi, kreatif dll di masyarakat


Local gov n city itself are Gus ifin, bupati trenggalek, ingin Coworking space jadi otak dan hatinya kota. Hrs juga concern agar umkm2 dan komunitas2 yg serupa di suatu kota, tdk saling saingan tetapi bisa kolaborasi

Coworking and local economic empowerment Ada p arief dr @jatiwangiart Stlh 10 th kerja di NGO, akhirnya bikin omah sinau lumajang,hadirkan learning center n creative hub utk pengembangan kreatifitas anak2 n pemuda desa di bdg seni, bdy, soc ent

Bikin: Capacity building dg sharing skil, training Program voluntary Ruang kolaborasi Pasar kebun Gandeng kecamatan2 bikin Event yg dibuka bupati Berani gebrak, gertak utk hadapi drama2nya




Why Coworking is important - Hari Sungkari Deputi chairman of infrastructure of bekraf Ada 16 divisi di Bekraf. jgn coba mahir semuanya, fokus! Msg2 kota punya subsektor lokomotif Kantor bekraf pertamakali di Coworking space kemang

Kerjakan semua sendiri dulu sampai dpt bentuk. Di bekraf: Infrastruktur fisik: kota kreatif, Coworking space sbg creative space Inf non fisik: ecommerce dll Produk kreatifitas tjd krn kolaborasi Kunci:pendptn tdk hrs dr space rent,hrs cari dr yg lain2


Salah satu business model spt kerjasama dg siemens, yg cari Talent di Coworking space. Jk merasa di comfort zone, tanda2 akan jatuh Pertemukan start up dg mentor,inkubator dll Investor tdk cukup lihat dr pitch 5 menit. Lht proses 3 bln Penting karakter founder

Penting kita masuk dlm radar. Krn kt gak kerja sendirian Temu Coworking ke-2 sukses krn bisa ajak corporation Mrk harap startup yg out of the box Demode via kapal keliling jkt, utk cari ide2 yg lbh liar Umur ditentukan o/ mindset, lagu yg didengarkan,film dll


Tunjukkan pd negeri luar, subsektor2 andalan kita 4,9% ekonomi kreatif naik. 10 T Film, aplikasi game, musik jd prioritas Bgm spy mrk pakai digital utk jualannya Buat packaging yg baik Mengangkat kearifan lokal dibungkus kekinian krn pembelinya byk Milenial


Kreasi, produksi,distribusi,validasi. Game death out - pocong-dibawa ke california Jgn bersaing melulu, kolaborasi!


Its not just what we see but how we see it

What's next? Don't chase doing what people don't wanna do Enhance how we understand today What if? We should Clear

Ke depan, org2 akan bekerja spesialisasi dan bekerja remotely Seberapa flexible perusahaan membiarkan workernya bekerja remotely (terutama kota2 yg macet)

Coworking for Startups: success n impact stories Coworking space jd saksi bgm gojek, bukalapak, dll berawal sampai jd unicorn Yg skrg juga tren adl bgm sharing economy kini juga disupport co-space Startup2 lokal juga mengatasi byk mslh2 yg impactful

Berangkat dr masalah/problem, pikirkan solusi, Bikin riset, kumpulin calon coworkers dlm grup, diem, dengerin, lempar ide, lihat sambutannya, buat landing page, sampai py 2rb klien Monitoring, mapping, kerjasama dg corporate yg juga membutuhkan Ex: sampah dll








Sistem dibagi free, bantu bangun infrastruktur, bantu financing, kredit lepas Ikut lomba,inkubasi,validasi bbrp kali, hire tim, sharing dg owner n mentor2 dr Coworking space Lingkungan penting banget utk dukung Startup

Coworking space membantu coworker utk terhubung dg investor juga, serta networking yg lbh luas

Hrs jelas bgt hal apa yg bs kita lakukan. Coworking space tdk hrs dibayar dg uang, bisa dg shared value. Menjualkan coworker, ntar ada timbal baliknya Margonda py 20 startup, mrk difasilitasi, margonda ntar dpt 5-10% dr hasil mrk


Ajak kolaborasi para Startup yg bagus, fasilitasi dan dptkan timbal balik Developer, Adviser, angle investor, dl juga didpt via Coworking space


Local hero itu sbnrnya affecting lbh banyak. Dan akhirnya bagus utk nasional


Spirit Coworking Space adl gotong royong. Vote: virtual office, ngundang google, dst Byk startup berpotensi, tp tdk py kesempatan ketemu mentor dan investor. Dr berbayar, jd membership


Bikin portofolio, sdh pernah gotong royong dg siapa aja


Beri alamat kantor, mentoring free, dst skrg siapkan inkubasi Prosesnya tdk lgs di depan, terus belajar Klien utama bisa sj virtual offices. Siapin kartunama2 utk coworkers


Pahami kebutuhan ekosistem, kembangkan eksperimen yg sesuai kebutuhan mrk Masuknya bisa dr belanja dulu


community team dan business team tersendiri. Krn beda tipe revenue-nya.
Pahami customer hrs jd DNA kita. Ada Startup baru setahun py 200 karyawan. Krn belum py kantor baru, tinggal di Coworking space. G2G dibentuk newzealand, smua kementerian hrs service

Pikirin live event spesifik yg sesuai dg Coworking space kita. Kembangkan!

Network collaborator bikin linkage model yg membantu byk komunitas. pas dpt proyeknya, bisa dpt sharing 10-15%

Bikin Event dg target ukm, kolaborasikan dg komunitas. Utk kerjasama dg bbrp partner berbeda yg sama2 bidangnya, lbh baik jujur spy enak komunikasinya

Kerjasama dg 2500 komunitas yg butuh tempat utk event butuh mentor. Awalnya simbiosis mutualisme. Kirim org utk cari tahu kebutuhan komunitas2 tsb Outrage ke market yg memungkinkan

Bikin database utk bisa bikin linkage, dan proyek kolaborasi. Inkubasi, bikin sampai ada prototype, produk dan terjual

Butuh Aplikasi atau CRM utk mappping database yg pasti eksponensial.
Bikin aplikasi Coworking space


Engagement bhkn bisa pakai apps wos. Database slrh community, gratiskan tempat utk setahun. Pakai intuisi utk linkage-nya 2500 komunitas 200 event setahun Pegang Influencer-nya, ambil 1 dpt 100. Bgm kita dipandang sbg magnet komunitas - community hub

Segmentasikan, kita butuh komunitas mana yg bisa dimonetize. Ada stagingnya, dr event, membership, private space, box2. Nama, hape, email, pekerjaan, usia, hobi > mailtarget database


Identify influencer, identify Comunity, engage, data base, segemntasikan, monetize



Community engagement uncoference Member involvement, interaction Community support Welxoming new member Community engagement




Uncoference: partnership Co-space partners Our value Who Corporation/industry Universities Government Media Communities Breakdown dari visi Sediakan fasilitas Berpartner dg yg bs penuhi kbthn market Dari 100 yg ditembak, yg kena 10 market validation


Kerjasama dg dinas, biasanya jd EO When you look like a duct, talk like a duck, walk like a duck, then you are a duck Kita bukan EO Jd walaupun act as EO, tp be very clear. Value co-space hrs jelas Clear, apakah event utk tambahan sampingan, benefit u/ member

Framing branding Why do you partner Member's need Revenue Branding Value proposition, sdh sama belum dg partner kita, apa kita malah rugi/tdk Kolaborasi dan ekosistem justru terbentuk dan diperbaiki stlh partnership


Revenue dr membership biasanya 25% cost hanya 1/3 revenue Tergantung bgm mendiversifikasikannya Mainnya: B to C B to B B to G Ada KPI2 G yg bisa align dg kita Kita jd jembatan dr design ke build Kdg2 G gak bisa turunin joint venture, krn khawatir kena KPK

Begitu corporation sdh melek, tinggalkan gov krn gak sdh butuh revenue dr mrk. Tp tetap maintain utk dpt akses. Collaboration w other co space Coworking visa Other partnership idea

Hubud py 250 co space partner di berbagai negara. Bisa remote Kalau tdk saling menguntungkan/tdk imbang, tdk perlu partner-an, cukup kita refer kan Ada partnership jangka pendek dan jangka panjang Partnership dg komunitas2 Mapping


Partnership simpel, misal kalau klien butuh private space tapi kita gak punya, kita bisa referkan ke kompetitor yg pd akhirnya jd partner kita Astra property: py 2 inisiatif Astra siapin hardware, co space siapin software Joint Venture tergtg value proporsi


Why partner Bisa secure partnership dan lgs deal biasanya krn solving each other's pain. Biasanya langsung nafsu. Yg lain bisa oke


Uncoference: Why team building Investing in people Cultivating learning mindset Hiring from members Hiring= investasi CTO, COO, CMO, sendiri2 Tdk selalu maunya founder sama dg persepsi team Akhirnya founder tetap jd striker terus Task Delegation vs Confidential Care taker


Kalaupun tdk ketemu founder, ceo, setidknya tim yg ketemu klien beri akses yg dibutuhkan klien


Team management HR+finance+admin in cws Hiring Outsourcing Management Scale up Coworking Team Management Team maintenance in Coworking Community engaging mindset in team members How can you move your core team more sustainable

Employee yg bertahan lama krn: Tahu valuenya, personal purpose Byk value yg bs diterapkan utk pribadi n lingkungan, dan impact Gaji, byk networking, belajar byk Waktu lbh flexibel, flexibility Komunikasikan saat hiring, apakah purpose employee align dg kita

Tummler: community manager Ajak tim ke the real co space yg impactful Impact hub dian hasan, danty, yg humble, ramah Berikan role model Semua hrs py sense of Community Divisi learning n experience Jelasin core, harga, dst Building management Marketing sales




Kalau tahu overlap tugas, mending gabungin aja divisinya Tergantung bgm kita treat kita sendiri Every one can be host Founder/owner kerja bareng member juga di meja/rg sama Jd host gak mungkin bersikap buruk ke member Study banding utk benchmark


jangan ragu utk bicara terbuka, komunikasi dg founder
Stlh mjd besar, hrs berhubungan dg lbh kompleks Founder hrs selalu ada ktk employee/tim butuh bicara dll Care about health, happiness tim, gak melulu kerjaan
Human capital bantu utk settling tittle


Arsitek yg bikin Coworking space 10 org satu company. Tapi kerjakan dg 4 company lain. Dg kolaborasi, bisa kalahkan arsitek luar Coworking ya office To support occupant on performing their task and activities


Uncoference: how to build co space How to start Identify Legal, tax VO Young generation Property vs co space Tenant vs member Co space gabungan industri property, hospitality, EO Essence= interaksi antar host dan member, antar member, dg jaringan di luar kita

Karakter beda krn ruang beda Hrs tahu 5km sekitar tuh ngapain Lokasi premium? Perwakilan perusahaan asing butuh kantor tp tdk mau beli aset Siapa yg kita tuju Kekuatan utama=background cofounder krn menciptakn suporting ecosystem spy siapapun yg dtg bs upgrade

Sistem member biasanya bulanan Begitu dia masuk, berarti mjd bagian dr ekosistem Ada relasi interpersonal yg dibangun Word matters Shg member memiliki tempat itu Ex: mau bikin pameran, dst Deal kan jam2 yg bisa dipakai

belajar ttg co space dr 100 youtube Partner dg akademisi, bisnis, komunitas Identitas: ada asosiasi tertentu yg kita lekatkan Proses identitas melalui byk hal Kekini: tadinya konotasi LSM, sulit Gerakan sosial, basis budaya Bikin program2 khusus perempuan

Mencipta image space for everyone utk berekspresi n berkembang bersama Bikin diskusi musik bulanan, tdk berhasil. Pdhl keren2. Krn tdk dikenal sbg tempat u musisi? Ternyata krn Anak musik beda culture, lbh suka jamming Anak sastra, teater gandrung discourse

Identitas kalau dipaksakan di depan, not work Akan terbentuk melalui org2 yg datang dan terkait dg kita, yg mengelola bareng Co space: Ruang yg dpt dieskalasi penggunaannya melalui org2 yg ada di dlmnya Identity tdk berbanding lurus dg revenue Vibe, soul, people

Krn py kedekatan, segala sesuatu bisa dibicarakan Scr natural, yg kebawa adl org2 yg ada di lingkaran kita Awal 6x11 dg 5 meja 1rb an event setahun Jualan data, networking Th ke-3 pindah ke 600 m2 Tahu problem utama kota Dr event yg convert member gak ada

Sbg bisnis, Kerapian hrs dikerjakan Terdaftar sbg apa, pajaknya berbeda Paling aman as rental office Member kyk gym, ada pajak lain Bedakan invoice2 0,5 % kalau ukm Non PKP, klien byr pajak sendiri Tapi Bs jd bhn gimmick, harga sdh termasuk pajak

Coworking Space dianggap sbg strategi utk quantum leap

Loyalitas bisa dibangun stlh menemukan identitas

Di sesi paling akhir, kami walking tour ke kota lama






Rabu, 05 Desember 2018

Obituari Eyang NH Dini

Obituari Eyang NH Dini


Dari debu kembali ke debu





Selamat jalan, Eyang NH Dini Terima kasih atas semua kebaikan dan ilmu yang Eyang bagikan pada kami. Priceless time and beautiful moments. Great books and wonderful values. Semoga Tuhan memberikan tempat terbaik dan terindah. Semoga kami bisa terus meniru semangatmu berkarya

**

Eyang NH Dini hobi masak dan masakannya enak. Pernah kami janjian ama beliau, kapan-kapan mau masak-masakan bareng dan eyang mau bagi resep masakannya, tapi pada akhirnya nggak kesampaian karena eyang keburu pergi.


Eyang NH Dini suka mengajak kami makan siang bareng selepas beliau perawatan tusuk jarum tiap selasa.




Resto fave nya adalah toko oen jl pemuda. Kadang menjajal resto masakan jepang yang baru karena beliau sempat tinggal juga di jepang, selain perancis dll. Kami cerita-cerita, sharing ilmu, gosip dll

Kemarin saat kejadian kecelakaan selasa usai eyang nh dini perawatan tusuk jarum juga. Sore bakda ashar aku tiba-tiba kepikiran,eh biasanya eyang selasa kan tusuk jarum ya dan kita ngumpul for lunch. Eh sebentar kemudian kabar duka  itu datang, eyang kapundhut
*mungkin nyetrum ya saat beliau sakaratul maut


Kayak almrhum suami, eyang nh dini kecelakaan di tol, luka pendarahan dalam kepala. Kalau almarhum suami langsung  sedho di tempat, eyang sempat masih sadar saat dibawa ke rs Elizabeth setelah kejadian jam 11. Ngendikan juga ama brother heri saat dikunjungi jam 1. Beliau sempat berontak di tengah-tengah  proses MRI


Setelah proses MRI yang separuh jalan itu dihentikan jam 2 siang, kondisi eyang nh dini tambah drop dan drop hingga wafat sore-nya, jam 4 lebih. Sesuai keinginan beliau, ingin sedho yang cepat dan tidak sakit lama yang bisa merepotkan banyak orang. Eyang terbiasa mandiri. Sikap yang jadi panutan kami.


Pas dulu aku balik dari spore dan sempat kecerita ke eyang, beliau minta kapan-kapan kalau pas keluar negeri lagi minta diajak bareng. Kata eyang: Uangku sing asli saiki akeh (sejak pierre coffin booming dengan minionnya) tapi kalau keluar negeri gitu kan disyaratkan harus ada yang nemani karena sdh 80 th an. Kalau dalam negeri sendiri, eyang tuh ke mana-mana ya sendiri, terbang sendiri, ke Bandung, Jakarta, Bali, Sumatra dll.






Yg paling bikin deras air mata adalah penyesalan karena mungkin diri ini kurang effort approach ke beliau. Tabik salut pada hulaefi karena di sisi ini, dia lebih berhasil.

Alhamdulillah lindswell kwok ketemu hulaefi, jatuh cinta dan jadi jalannya mengenal islam, lalu mualaf serta mulai berislam kaffah. Bersyukurlah karena mendapat hidayah. Hidayah itu sangat sangat sangat mahal harganya.


Kita gak akan pernah tahu kapan dan akan seperti apa akhir hidup kita. Mari genggam erat karunia hidayahNya.

Yaa muqollibal quluub. Tsabbit qolbii alaa diinika wa 'alaa thoo'atika


Seperti tamparan dariNya, hei ini sebenarnya PR-mu kenapa tak kau kerjakan dg seoptimal mungkin. Di sisi lain, kami belajar banyak hal dari eyang.
Eyang NH Dini murah hati, suka memberi, peduli, pandai berterima kasih, disiplin, jujur, berani, perfeksionis, sabar, telaten, titen, momong, dll. Banyak nilai-nilai moral kebaikan yang beliau teladankan langsung dan juga bagikan dalam buku-buku, cerpen-cerpen dan novel-novelnya.


Usai sholat jenazah dan tahlil tadi, imam sholat jenazah bertanya pada yang hadir. Kesaksian atas pribadi eyang nh dini.
Beliau ini, saudara kita ini,
Baik atau baik? Baik!
Baik atau baik? Baik!
Baik atau baik? Baik!
Air mata makin menderas, meski sebagian isi kepala berperang.

Lalu ku teringat tulisan Gus Dur di bukunya Tuhan tidak perlu dibela, di bagian gus dur membahas tentang cak Nurcholis Majid dan inklusifisme. Keyakinan, iman, syariat, dll smua hal yang terkait, dan utamanya tentang agama, tahu-tahu berputar-putar di kepala. Menambah pusing yang disebabkan tangis tak berkesudahan.


Ya Rabb ya Rabb, kami padaMu. Aghitsnaa aghitsnaa


Ada curhatan-curhatan  eyang nh dini yang rahasia tapi tidak beliau tuliskan di buku-buku, yang kadang disampaikan pada kami. Untuk kami ambil hikmahnya saja. Dan tentu saja eyang juga memperoleh  pelepasan emosi karena sudah menceritakan hal-hal masygul yang memenuhi kepala beliau.




Ketika eyang meluncurkan novel terakhirnya di UGM beberapa waktu lalu, kami berombongan semobil berangkat dr semarang. Sadar bahwa usia kami separuh usia eyang, membuat kami seperti kembali  remaja. Lari-larian, becanda di selasar ugm saat ngejar acara dan juga usai acara.
Kami takjub karena  eyang masih terus aktif ke mana-mana mengisi acara seminar dan lain-lain meski sudah sangat sepuh.




Awal-awal  ketemu dulu padahal kami sempat takut-takut. Karena membayangkan eyang nh dini orangnya keras. Sebab dari novel-novelnya kan kadang terceritakan kalau beliau tidak berkenan dengan sesuatu atau seseorang, maka sikapnya akan nggak enak. Eh ternyata tidak seseram itu. Makin kami  dekat dan sering bertemu, we share more stories and laughter.






Saat ulang tahun eyang NH Dini dirayakan di Vina House, kami mendapatkan undangan spesial juga. Dua kali acara. Diskusi kebudayaan pada malam harinya. Dan perayaan ulang tahunnya keesokan harinya.






Eyang banyak membagikan tips menulis dan rupa-rupa nasihat pada kami. Dari parenting, masak memasak, kepenulisan, kepengarangan, kehidupan dan bersosial, serta attitude aka kepriyayian.





Pernah pula dengan tulisan tangannya sendiri, eyang NH Dini mengirimkan buku terjemahannya berjudul Sampar karya Albert Camus.


**


Rabu 5 Desember 2018 dengan berlinang air mata, aku berkendara menuju Wisma Lansia, kediaman eyang NH Dini beberapa tahun terakhir ini.

Semalam itu aku berangkat tidur dengan hati masygul, dan pagi terbangun dengan perasaan hancur dan air mata deras tak terbendung Semalam aku mimpi datang takziyah eyang nh dini. Tapi beliau sendiri yg memimpin rombongan petaakziyah. Menaiki trap-trap menuju ke tempat yang tinggi.





Eyang NH Dini disholati. Lalu kami membaca Tahlil utk eyang NH Dini




Wakil dari keluarga Eyang NH Dini menyampaikan terima kasih pada para petakziyah.




Pembacaan riwayat hidup eyang nh dini oleh ibu sulis bambang.
Ibunyalah yang memberikan pengaruh kuat bagi pembentukan karakter eyang NH Dini.






Ibu NH Dini adalah pencerita moral, penulis produktif. Demikian sambutan dari pak  handry tm, dewan kesenian jateng.





Brother heri (pimpinan wisma lansia) menceritakan aktifitas harian eyang NH Dini di wisman lansia. Usai berkebun tiap pagi, menulis hingga jam 12 siang. Tiap selasa dan jumat tusuk jarum.

Sebenarnya hari ini eyang  akan siaran dengan TVRI pusat. Jumat ini eyang akan mengisi seminar demensia di wisma lansia. Tapi ajal telah menjemput beliau terlebih dulu.




Mba Lintang. Putri bu NH Dini, barusan tiba setelah tadi sempat mengalami delay flight dari bandung. Seminggu lalu mereka masih bertemu saat eyang NH Dini mengisi acara IFI di bandung. Setelah sempat lama tinggal di Prancis, Lintang tinggal dan mengajar di Bandung beberapa bulan terakhir.





Dan tangis pun pecah saat mbak Lintang memeluk saudara yang menyambutnya.




Laa ilaaha illallah muhammadur rasulullah

Jenazah eyang NH Dini hendak dibawa ke ambarawa untuk dikremasi #NHDini






Selain hobi memasak, eyang nh dini juga hobi berkebun. Anggrek adalah favoritnya. Ini salah satu anggrek yang beliau titipkan dan kini sedang mekar.
Hope she will find another beautiful orchids in heaven.





Selepas eyang nh dini pergi, mau tak mau kuharus mulai menerapkan ilmu-ilmunya. Yang kemarin-kemarin memang belum  sepenuhnya teraplikasikan. Faktornya jelas, malas hehe. Lha wis mosok satu bab berisi 20 halaman aja kadang kalau dikepras setelah koreksi dan revisi, bisa tinggal 10 halaman aja. Hiks. Kan yo eman yo.


Kemarin-kemarin, kalau pas ibuku yang 65 thn terlihat tak semangat dan kadang ngendhikan yang nyrempet-nyrempet ajal, aku suka nyemangatin 'ayo bu, ibu masih panjang waktunya, bu nh dini aja masih aktif sampai usia 82 th'.


Sekarang eyang NH Dini sudah beristirahat.

Kamis, 22 November 2018

Paxel Dan Misi Mengantarkan Kebaikan


Paxel dan Misi Mengantarkan Kebaikan



Ini sih di luar ekspektasiku.  Kupikir seperti biasanya aku dan teman-teman  Blogger akan meliput acara, mereview produk atau program baru, makan-makan,  ketawa ketiwi dan meet up alias sambil  rapat di sela-sela istirahat saat event.  Tapi tahu-tahunya kami mendapatkan lebih daripada itu.

Selain banyak game seru berhadiah juga ada sesuatu yang sangat  istimewa.  

Sepanjang acara ada games dan hadiah menarik sebab kami melakukan  Live Twit dengan Hashtag *#Paxel #AntarkanKebaikan juga share  IG Story dengan Foto Bersama Goodiebag Omiyago / Banner Omiyago serta  Share di IG Story, Tag @Omiyago.Id dengan menggunakan Hastag #BuahTanganOnTheGo #OlehOlehNusantara, juga Share Campaign KolaseDotCom. Kami membuka website kolase.com lalu memilih campaign yang aktif dan menurut kami menarik, share di IG Story sambil mengajak followers ikut boostup campaign tsb dengan kata-kata  kreatif.  Tentu saja tag akun IG Kolasedotcom dan hestek #Kolasedotcom #KolaseKuis #KolekanAkhirTahun


 Nah, di sinilah hal menarik mulai terjadi.
Saat Opening Speech Mr Bryant Cristanto *CoFounder Paxel sedikit memperkenalkan Paxel sebagai jasa kurir yang ingin menolong orang-orang. Dan Mr Bryant senang karena banyak ibu-ibu yang bahagia sebab menggunakan jasa paxel. 


Keharuan menyeruak ketika kami mendengar speech dari Bapak Djohari Zein *Founder GBMI (Global Basket Mulia Investama / Holding Paxel. 

Beliau adalah juga komisaris JNE yang punya banyak  waktu setelah usai menjalankan JNE selama 26 tahun
Beliau memandang ada   banyak sekali yang bisa diperbaiki dalam industri logistik. Beliau mau ikut roadshow supaya bisa mendengar langsung  testimoni pelanggan



Pak Djohar ini mualaf, beliau haji th 2000. Saat sampai jabal rahmah dan melihat byk jamaah haji naik bukit, ingat pernah mimpi persis seperti itu saat SMP. Kemudian beliau terinspirasi untuk belajar bagaimana menjadi baik dan lebih baik lagi.  Juga semakin belajar ikhlas. Sambil terus menjalankan bisnis. Oleh karena itulah Paxel tidak seperti jasa kurir pada umumnya. Karena paxel punya misi mengantarkan kebaikan.

 Alexander Zulkarnain *Brand Happiness Hero menjadi Speaker berikutnya.  Alex sharing bagaimana awalnya dia tertarik untuk bergabung dan bersedia menjadi brand happiness hero. 

Karena saat itu Paxel memintanya mencari 100 lembaga sosial yang akan dibantu oleh Paxel dalam hal pengiriman barang.  Subhanallah.  Begitulah ternyata jika sudah datang keyakinan bahwa  kebaikan itu mengundang kebaikan.  

Bahkan tidak berhenti di situ saja.  Setiap 25 shipment order kita di Paxel,  sama dengan kita membantu hidup satu orang penderita kanker yang berjejaring dengan Paxel ini.  Salah satu caretaker rumah harapan berbagi juga tentang hal ini saat sesi sebelum pak Alex



Sesi terakhir ada mbak. Intan Saraswati *Chief Happiness Hero yang memberikan paparan detail tentang jasa kurir ini  di acara  Blogger Gathering yang diadakan oleh Paxel. 


Ada banyak sekali kelebihan Paxel antara lain kiriman akan sampai pada hari yang sama alias Sameday.
Sehingga  Kiriman makanan yang tidak awet lama macam atau yang harus di-es-kan seperti   Frozen Food akan tetap aman dan selamat sampai tempat tujuan.

Jasa pengiriman untuk segala macam Paket mungkin sudah banyak juga bisnis Ekspedisi. Tetapi Paxel punya kelebihan dalam hal Delivery dan Pengiriman, selain rapi, no cancel, dan same day service,  juga flat price alias harga sama rata seberapapun jauhnya.  Wow kan.  Jadi untuk  pengiriman Logistik atau Kirim paket dalam ukuran small biayanya 18 ribu saja. Untuk ukuran medium 21 ribu,  dan untuk ukuran large 35 ribu.  Wow,  aku sudah langsung membayangkan akan lebih irit dalam hal mengirimkan buku-bukuku jika ada pembeli dari daerah Sumatra dan Kalimantan. Karena selama ini ongkirnya mahal banget booook,  kadang lebih mahal ongkirnya daripada bukunya huhuhu. 


Di akhir hari itu akhirnya aku merasakan pengalaman mengirimkan paket via paxel
Gampang banget, tinggal memasukkan asal barang kiriman,  lalu memasukkan nama dan alamat penerima. Setelah itu first mail alias hero paxel aka kurir datang untuk mengambil barang.  Kita langsung dapat lihat struk yang diprint di tempat, memakai teknologi Bluetooth, lalu dikirimlah barang itu ke alamat penerima
 Cuma butuh waktu kurang dari delapan jam supaya paket itu sampai.  Penerima dan barang difoto oleh kurir aka hero paxel aka last mail sebagai bukti kalau barang telah diterima. Daaan si pengirim dapat notifikasi via sms maupun aplikasi paxelnya.  So excellent service!

Sebelum pulang, kami berfoto bersama di depan Hans Kopi jalan Veteran dan menikmati santapan chicken katsu yang istimewa.

Aku juga mau bagikan referral code buat teman-teman di sosial media nih, karena untuk tulisan terbaik dan yang paling banyak membagikan referal code akan berkesempatan mendapatkan hadiah sebagai berikut.


Juara 1 Rp1,500,000

Juara 2 Rp1,000,000

Juara 3 Rp800,000

10 Tulisan terbaik akan mendapatkan masing-masing Rp500,000

So, teman-teman segera download aplikasi paxel ya. Sign up dengan memakai kode referalku diannafi. Nanti teman-teman langsung dapat saldo 100 ribu di akun paxel nya. Enak kan?!  Yuk buruan install dan sign up.

Kamis, 08 November 2018

4 Tahun Indonesia Kreatif


4 Tahun Indonesia Kreatif





Berada kembali di event Flash Blogging yang diselenggarakan Kominfo kali ini memang salah satu hal yang aku tunggu-tunggu. Bukan saja karena akan banyak sekali ilmu dan wawasan yang akan kami dapat, tetapi juga energi memperoleh re-charge. Sehingga memantapkan diri untuk tetap menempuhi jalan ini, sebagai blogger dan influencer yang turut berperan bagi bangsa tercinta untuk Indonesia Lebih Baik.


Kali ini temanya adalah 4 Tahun Indonesia Kreatif. Sebagai arsitek, penulis dan sekaligus blogger, tema ini berasa makin mendarah daging. 

kreatif/kre·a·tif/ /kréatif/ a 1 memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan; 2 bersifat (mengandung) daya cipta: pekerjaan yang -- menghendaki kecerdasan dan imajinasi;


Acara dibuka oleh Ibu Rosarita Widiastuti Dirjen Informasi Komunikasi Kementerian Komunikasi Dan Informatika Republik Indonesia. Takjub sekali dengan speech beliau yang lancar dan berbobot meskipun tanpa membaca teks. Aduuuuh, pengen banget bisa seperti itu.


Aku setuju dengan pernyataan Ibu Rosita bahwa kreatifitas masyarakat kita memang semakin meningkat. Dan tentu saja prestasi kita adalah prestasi bangsa.
Tahun 2020 Indonesia berpotensi menjadi negara maju ke-5 di Dunia. Sudah terlihat kemarin saat event  Asian Games, kita berada di urutan ke-4 dengan 31 medali emas. Di event Paragames, kita mendapatkan 33 emas. Prestasi ini bisa diraih sebab adanya kebijakan-kebijakan yang mendukung dan mendorong para pahlawan kita ini. Antara lain dengan banyaknya hadiah yang mereka peroleh. Atlit-atlit mendapatkan  apresiasi atas mereka.

Angka kemiskinan Indonesia selama 30 tahun tidak  pernah 1 digit. Kini turun dari 10,2% jd 9% Semua tak lepas dari kebijakan-kebijakan strategis. Ada kebijakan dana desa. Masyarakat desa bisa berkarya di daerah masing-masing.  Bahkan dari rumah sendiri. Bisa  menentukan sendiri apa yang mereka butuhkan. Customized.

Awalnya mungkin infrastruktur, seterusnya pengembangan sumber daya manusia. Dengan  harga BBM yang sama, masyarakat mendapatkan keringanan. Tugas kominfo sebagai government public relation, siapapun pemerintahnya. Menjadi humas Menyampaikan literasi pada masyarakat. Bandara-bandara  kini pun jadi modern dan  bagus-bagus.

Nawacita memang membangun dari pinggiran. Tidak jawa sentris. Tapi semua diperhatikan Jalur kereta api dibuka di Sulawesi, Sumatra dll Ada trans Papua, trans Kalimantan. Dampak infrastruktur tidak langsung. Tapi masyarakat  mudah akses transportasi, sehingga  produk bisa jual langsung.


Melalui UMKM go online, kominfo mendorong agar generasi milenial mengambil peran dalam industri. Melalui pembinaan  start up, pelatihan-pelatihan  hackaton, mereka  dipertemukan, agar meningkat jadi unicorn.
4 unicorn di Indonesia yang sekarang hits ada gojek, traveloka, bukalapak, toped. Melalui industry kreatif inilah, mereka mengubah dunia.

Gojek bahkan berada di peringkat 17 sedunia. Dengan  biaya murah, efektif, efisien, semua bisa tersedia dengan mudah. Industri yang based on Economy sharing ini bahkan  mengembangkan rintisan  sampai ke vietnam juga. Inilah perkembangan Indonesia yang membanggakan


Tahun depan ada beasiswa untuk 20 ribu generasi milenial. Semua melalui online. Peluang bagi gen milenial untuk menoptimalkan digitalisasi. Pelatihan-pelatihan yang diselenggarakan Kominfo bekerjasama dengan google, Microsoft dll, antara lain: Artificial intelegent system Cyber security etc

Yang analog, digital didorong untuk meningkatkan produktifitas di semua level Akan kita capai jika Indonesia dalam situasi stabil, damai. Tapi yang terjadi bisa  sebaliknya jika energi habis untuk menangani konten-konten negatif, hoax, intoleransi dll.

Situasi saling curiga, apapun salah, bahkan prestasi seperti freeport yang seharusnya disyukuri malah dinyinyiri, tentu tidak akan kondusif.  Konten-konten negatif meruah di dunia maya. Maka orang-orang  baik diharapkan memenuhi dunia maya dengan konten-konten positif.  Bayangkan saja dalam 1 menit ada 3,3 jt informasi.

Ada 29 juta traffic via whatsapp. Jika infonya negatif, akan memengaruhi cara kita berfikir, bertingkah laku, bersikap Kita bisa mengisi ruang-ruang kosong di dunia maya dengan tulisan-tulisan yang membangun optimisme. Situasi di dunia maya akan memengaruhi dunia nyata


Konten-konten negatif, hoax bisa menyebabkan disintegrasi bangsa. Jadi cek dan ricek, apakah konten-konten tersebut benar.  Perhatikan rumusan ready, responsibility, emphaty, authentic, integritas.

Selain membagikan hal-hal  berkaitan dengan gempa, musibah pesawat, dll kita juga perlu membagikan tentang hal-hal positif seperti  obat-obatan, inovasi. Jika ada hoax tentang obat-obatan, maka orang sakit yang seharusnya mendapatkan pertolongan malah menjadi korban karena mengkonsumsi obat yang salah. Kita harus mengedukasi masyarakat.

Tugas  Kominfo membatasi akses misal dengan memblokir dengan berbagai tahapan. Tahun kmrn ada 800 akun diblokir. Kita harus  waspada dalam menggunakan medsos, karena rekam jejak digital tidak akan hilang. Karena dalam big data akan terlihat semua. Lebih baik kita share yang bagus-bagus,  misal untuk promosi, edikasi, sosial dll yang positif.
 Dengan keaktifan blogger di medsos dan Dunia online maka lama-lama hoax akan menyingkir. Yuk peduli untuk membawa pada Indonesia damai dengan konsensus nasional untuk Indonesia maju.

Selanjutnya ada Bapak Andoko  Darto Staf Ahli Kominfo  yang sharing di sesi kedua.
Kita semua bisa kreatif. Apapun bisa kita buat kreatif.
4 thn ini ada banyak kebijakan-kebijakan kreatif yang dilakukan, bahkan untuk masa depan Indonesia. Kita sedang berada dalam Middle income trap. Nah sudah tiga tahun nih berada di kelas menengah melulu, jangan sampai  terjebak di sana terus



Pak Andoko juga memaparkan tentang keberadaan anak muda yang terbagi dalam beberapa archetype/model
-Kreator
-Peduli,yang punya  jiwa ingin menolong
-orang biasa
-pahlawan, ex: atlit, tim sar
-cendekiawan
-explorer

Kamu ingin jadi apa?





Saat ini di Indonesia terus digalakkan pengembangan ekonomi kreatif. Ada Go startup Indonesia, tempat bertemunya start up dan investor. Ada bantuan insentif pemerintah untuk ekraf dan startup bagi berbagai bidang.

Ada pembiayaan bagi masyarakat yang belum tersentuh.

Pak Andoko saat gabung pemerintahan 2015 baru tahu kalau banyak warga negara (27 jt orang) belum punya  listrik selama 70 tahun setelah merdeka. Alhamdulillah, pemerintah mempercepat  agar semua rakyat menikmati listrik

Ada banyak beasiswa untuk mendorong makin banyak cendekiawan di Indonesia



2017 devisa dari pariwisata meningkat tinggi Daya saing wisata naik


Pengembangan 10 destinasi wisata









 Video-video yang disajikan di sesi ini memberikan banyak insight inspiratif bagi kami. Ada banyak cara-cara kreatif untuk membagikan inovasi-inovasi kreatif anak bangsa, yang jika disebarluaskan maka akan menumbuhkan semangat kreatif lebih banyak lagi orang dan meningkatkan aura positif kondusif dan supportif bagi Indonesia yang Lebih Baik. 


berikut rancangan kreatifku berikutnya, insya Allah. semoga sedikit banyak berkontribusi bagi bangsa


So, hal kreatif apa yang kalian ingin sumbangkan untuk kemajuan bangsa tercinta kita ini?

Bagi teman-teman yang mau ikut menyumbangkan kreatifitasnya, boleh juga nih mengirimkan karya untuk gelaran Festival Kayon Sembilan yang digelar Dewan Kesenian Demak. Kebetulan aku menjadi ketua komite Sastra DKD Demak, dan sedang menyusun buku puisi, cerita daerah dan mengumpulkan buku-buku karya penulis, seniman dan sastrawan asal Demak