Selasa, 30 Juli 2019

Insto Dry Eyes Bekal Kesuksesan


Insto Dry Eyes Bekal Kesuksesan


Apa sih bekal kesuksesan itu?
Ada banyak versi dan macam-macam tips untuk meraih sukses. Yang tiga ini kudapatkan dari seorang teman saat kami dalam perjalanan menuju rumah sakit untuk menengok seorang teman lain.
Yang pertama katanya sih karakter dan networking. Bagaimana seseorang bersikap dan berperilaku. Apakah dia punya mindset yang positif. Sifat-sifat baik yang melekat pada diri seseorang tentu saja akan menarik banyak orang mendekat. Dan otomatis banyak peluang yang bisa dia dapatkan. Jika pintar bersosialisasi dan menjalin  koneksi yang baik dengan orang lain, maka jaringan yang dia punya akan berguna. Memiliki network yang luas saja tapi tidak diiringi dengan kemampuan bekerja sama dengan baik bersama orang lain, tentu saja kurang efektif. Punya reputasi dan prestasi yang baik akan cepat menyebar ke berbagai titik dan wilayah lain jika seseorang punya banyak relasi yang dengan senang hati mereferensikan dan merekomendasikan.

Yang kedua, kreatif dan inovatif.  Kreatif artinya menciptakan yang tadinya belum ada menjadi hadir. Mengubah yang tadinya tidak bernilai menjadi sesuatu yang worthy dan valuable. Seseorang yang punya inisiasi dan juga inovasi pengembangan akan terus melaju meninggalkan yang lainnya.
Yang ketiga adalah confident atau percaya diri.  Hal ini bisa kita dapatkan kalau kita punya kemampuan alias capability yang memadai, ilmu dan teori sekaligus sudah mempraktikkannya dengan baik. Kita juga makin percaya diri jika kita tampil prima dan menawan. Sehat, rapi, kalau bisa wangi, dan selalu berwajah cerah.
Pernah nggak duduk bersebelahan dengan orang yang bau tubuh atau pakaiannya tidak  enak? Tentu kita terganggu, kan? Demikian juga kalau kita bau, pasti akan mengganggu orang lain.
Aku kadang juga sedikit kurang nyaman  kalau pas ketemu orang yang matanya merah. Seperti merasa khawatir ketularan gitu. Orang lain juga mungkin begitu perasaannya kalau melihat mata kita merah.
Oh ya, namaku Dian Nafi.

Dian itu lampu. Nafi itu bermanfaat. Seperti lampu yang bermanfaat, mata sebagai penglihatan yang juga bisa berfungsi sebagai lampu karena dapat menerangi hati… uhuy… juga semestinya bermanfaat.  Nah, gimana ceritanya kalau mata lagi mengalami masalah. Kan manfaatnya jadi berkurang. So menjaga supaya mata tetap bersih, sehat dan cerlang sudah tentu menjadi tugas kita juga dalam upaya menjaga amanah indera pemberian Tuhan ini.
Apalagi mata sering banget kita pakai dalam kegiatan sehari-hari.
Mata kita pakai untuk membaca.


Mata kita pakai saat menulis.


Mata kita bekerja di depan layar laptop yang terus menyala.


Mata kita pakai saat berhadapan dengan audiens

Mata kita pakai saat talk show di Televisi

Mata kita pakai saat talkshow di radio


Mata kita pakai saat bikin coding

Mata kita pakai saat presentasi paper di konferensi

Mata kita pakai saat wawancara dengan responden atau nara sumber saat melakukan riset atau penelitian.

Sedemikian pentingnya mata, maka kesehatan dan kecerlangannya harus kita jaga. Kenali segera kalau  Mata Kering, Mata Sepet, Mata Pegel, Mata Perih, Mata Lelah itu merupakan gejala mata kering. Solusi pegal, sepet dan perih  pada mata tentu saja Insto Dry Eyes

Insto dry eyes ini mengandung bahan aktif yang dapat mengatasi kekeringan pada mata dan dapat digunakan sebagai pelumas pada mata. Selain itu juga memiliki bahan aktif yang dapat membunuh bakteri. Obat tetes mata ini tersedia dalam ukuran  7.5 ml.


Sabtu, 20 Juli 2019

Film Mahasiswi Baru Yang Lucu dan Kocak





Asli. Film Mahasiswi Baru ini Lucu dan Kocak. Cocok banget untuk ditonton oleh anak-anak muda dan keluarga. Pemain-pemainnya juga bagus-bagus. 


Nggak nyangka ik mba widyawati main film lagi dg genre ala ala mineal gitu di film terbaru dari @mncp_movie Semua juga sdh tahu akting ciamiknya beliau. Jd penasaran bingits nih. Barusan lihat trailernya jadi kebayang lucu dan serunya film ini. Mba Widyawati yg sudah nenek-nenek jadi mahasiswi baru bareng anak-anak yg jauh lebih muda. Ada juga Umay yang sdh sering main film komedi dan pasti lucu. Aish si Morgan ganteng juga ikutan main di film ini ternyata. Dari trailernya sudah kelihatan ada joke joke yang bisa bikin kita segar dan refresh. Entertaining deh


Yang paling bikin penasaran ya mba widyawwati si nenek nenek lincah yang bakal satu geng ama anak anak muda di film itu. Hadeuh kocak banget. Ya Allah ternyata ada Slamet Rahardjo juga tho. Waduh itu aktor favoritku banget dari jaman dulu Dan kalau main film lucu juga gak nanggung2. Lucunya lucu cerdas menggemaskan gitu deh. Monty Tiwa memang sudah jaminan mutu kalau bikin film lucu lucu gitu

Membayangkan ibu jadi anak sendiri gimana ya PR karina suwandi. Riweuh. Catet dulu tanggalnya deh 8 Agustus ini bakal tayang di bioskop. Smoga bisa nonton. Film ini seru juga kalau ditonton bareng keluarga. Dinamika problematika keluarga yang ditampilkan bisa diambil hikmahnya.

Semangat terus belajar memang harus terus dikobarkan. Nggak kenal usia. Meski sudah tua juga mau belajar terus. Bapakku waktu itu sudah sepuh juga kepikiran pengin banget sekolah lagi ambil s2. Sayangnya gak kesampaian terus sedho di usia 52 thn.

Makanya sepulang dari konferensi International di eropa kemarin, terus terang keinginan sekolah lagi juga mulai berkobar kembali nih. Semoga kesampaian ya, entah kapan. Lha wong mba widyawati sudah sepuh banget di film itu 70.tahun aja jd mahasiswi baru di kampus kok. Jadi yuk semangat terus buat menimba ilmu dan belajar sampai akhir hayat. Jangan lupa nonton filmnya 8 Agustus nanti ya, Ceritain kesannya setelah nonton juga. Smoga jadi inspirasi bagi lebih banyak orang untuk terus semangat belajar. Aku biasanya setelah nonton film gitu suka bikin story deconstruction-nya.

Pokoknya jangan lupa nonton dan nikmati sensasinya, lucunya, ger ger nya film Mahasiswi BAru ini. Catat tanggalnya 8 Agustus 2019. Met nonton ya



**

Nih dia sinopsis dan poster resmi film Mahasiswi Baru

Di usianya yang sudah lanjut, LASTRI (Widyawati) ingin sekali kuliah di perguruan tinggi. Saat menjadi mahasiswi baru, Lastri bersahabat dengan DANNY (Morgan Oey), SARAH (Mikha Tambayong), ERFAN (Umay Shahab) dan REVA (Sonia Alyssa). Mereka pun membentuk sebuah geng. Geng Lastri sering membuat kehebohan di kampus dan menimbulkan kericuhan hingga anak Lastri, ANNA (Karina Suwandi), pusing menghadapi ibunya yang ikut-ikutan bandel seperti pulang larut malam dan sering keluyuran. Anna jadi sering memarahi tingkah laku Lastri seolah memarahi anaknya sendiri. Kehidupan kuliah Lastri mulai dipertaruhkan saat Lastri mendapat IPK semester pertama. Apalagi, CHAERUL (Slamet Rahardjo), dekan fakultas, merasa Lastri tak pantas melanjutkan kuliah karena keonarannya di kampus. Bagaimana Lastri menangani masa-masa sulit di kampusnya bersama empat sahabatnya? Jangan lupa ajak teman-teman dan seluruh keluarga kamu nonton film #MahasiswiBaru mulai 8 AGUSTUS 2019 di bioskop!

Selasa, 16 Juli 2019

Dua Garis Biru Film Dakwah LaaTaqrobuzzinaa


Dua Garis Biru Film Dakwah LaaTaqrobuzzinaa


Alhamdulillah akhirnya kesampaian nonton film Dua Garis Biru besutan perdana arahan mbak Gina S Noer-nya mas Salman Aristo. Siang-siang naik sepeda ke bioskop sendirian setelah tertunda beberapa hari karena banyak acara lainnya.


Sayangnya aku nggak sempat ajak anak-anakku nonton bareng. Semoga kapan-kapan saat ditayangkan di televisi, bisa menonton lagi bareng anak-anak. Karena sebagaimana sebagian besar komentar penonton yang bijak, film ini membuka diskusi dengan anak-anak tentang pendidikan seks dan reproduksi yang sebenarnya mereka butuhkan, tetapi kita cenderung segan membicarakannya karena menganggap itu tabu. 

Aku suka film ini karena kita dibuat tegang terus. Emosi diaduk-aduk sepanjang waktu pemutaran film dari awal sampai akhir. Kita dibikin senyum, ingat yang indah, kena trigger rasa deg-deg syer nya bagi yang masih puber, lalu sedih, geram, marah, kecewa, menyesal, sayang, jengkel, kesal, kasihan, dan seterusnya dan sebagainya. Komplit dah.


 Memang sudah seharusnya film itu begitu. Ada pengenalan karakter yang jelas di awal, tidak melalui telling tetapi melalui show, scene-scene, juga dialog yang berisi.


 Ada konflik yang langsung tampil tanpa kelamaan ba bi bu. Lalu raising conflict, sampai nggak ada jalan untuk balik karena sudah mengambil keputusan.
 Dan kemudian ada inevitable action setelah tokoh-tokoh menghadapi situasi-situasi yang penuh resiko dan menghadapi pertaruhan yang sulit. Uggh..
 Semoga tidak kemudian malah menjadikan inspirasi bagi orang-orang menggunakan kondom agar jangan sampai terjadi kehamilan ya, seperti yang sempat terceletuk dari mulutnya Dewi, kakaknya Bima, dalam satu scene di film ini.
 Semoga film ini akan sampai maksud dan tujuan dari pembuatnya. Untuk mengingatkan para remaja akan bahayanya pergaulan dan seks bebas. Kalau mau lebih ekstrimnya bilang, ini film dakwah kandungan Alquran Laa Taqrobuz zinaa, jangan mendekati zina.


 Semoga filmnya berkah manfaat dan menjadi amal sholih jariyah bagi pembuat dan pemainnya. Aamiin

Banyak penonton yang datang dengan pacarnya. Semoga setelah menonton film ini mereka mendapat hidayah. Aamiin

Selasa, 09 Juli 2019

Writing Creative Process of Novel Genuine Laugh Genuine Love

Writing Creative Process of Novel Genuine Laugh


Alhamdulillah, right after coming home from Europe trip after I presented my paper at International Conference at Radboud University Nijmegen The Netherland, I start to write this novel.

Rather different from my previous novel's writing creative process, this time I do such different approach. I use my flooded energy

drafting novel via ig with timeline sequences pattern, via twitter for the crucial scenes, via blog for the short brief synopsis or premise, via youtube for the visual attractiveness and memorizing the moves all drafting via socmed could be benefit also as teasers.

rather than choosing only one software program for novel, I use ywriter for writeitnow for and scrivener for and plan to use novelfactory for another novel.

Wish me luck!

NB:
These are some teasers, enjoy it!
being anomali


itinerary 2 weeks

journal from international conference

Be genuine, be authentic



Selasa, 02 Juli 2019

Be Genuine Be Authentic

Be Genuine Be Authentic



Many people can crash our plan only if we let them. Ning forces me to accompany her but then she is the one who want to control. Actually I have plan to backpackering like usual. Optimizing time n money.But everything runs very different. Nothing can't say except just let it be.

Zem also break up my plan. Suggesting there will be team tour,so I am prohibited from flixbus booking. The rest is stories with blowup budgeting n cost. Euro that I provide to buy souvenirs finally goes for expensive tickets coz booking on summer season latest days



Another disappointed stories are when I take another's comment for my personal situation. I want to buy postcards from every country I visit, but beyd comment what's postcard are for? So I put them again. Whereas postcard is my son's fav souvenir. Fortunately I've bought 3 before

From Amsterdam, Volendam and denhaag. But because of that comment, I miss the others, from Paris, Brussels etc. If only I didn't listen to that interfering comment, my Son will be more delightful. But after all, let it be let it be

incident happen again when I want to buy clothe in Paris for daughter. She actually mention&order it. But Abde comments, that dress is not Paris enough. So I put the clothe again to the basket. After we leave that place to another destination, I feel sorry why I hear the comment

When we have our own ideal aims and dreams, don't let others screw it. Please be tough and insist with what we believe and pursue. Because others have their own ideal values and dreams. Coz everyone have each perspective that may different. Be genuine. Be authentic


post cards at brussel belgia



Tuh kan, just now my son is disappointed coz I didn't bring postcard from France, Belgia and Germany. I just buy 3 postcard from Holland. Did I tell that Mom should buy 1 card every country you visit? Sorry, Son. Really sorry Someday we'll be back to Europe. Aamiin

A post card may not interest adult, but very important for kids and teen's experience and stories. Simple thing like this shouldn't be slipped from my mind and execution. We can buy Paris and Belgia postcard in Indonesia, but it's really different.