Sustainability Leadership in Public Policy


Alhamdulillah beberapa waktu lalu aku berkesempatan mendapatkan kehormatan untuk menjadi moderator webinar SGPP (School of Government Public Policy). Sekolah Kebijakan Publik milik pak Gita Wirjawan, yang bahasa pengantar dan kuliahnya sehari-hari menggunakan bahasa Inggris. Rabu pagi itu seneng banget karena mendapatkan banyak ilmu baru tentang kepemimpinan dalam kebijakan publik. Juga pengalaman seru dengan teman-teman dan peserta webinar. 

Nah, lebih serunya lagi, besok harinya alias Kamis sore aku harus sidang tesis alias final defense. Yang ini deg-degannya lebih lebih lagi dong. Alhamdulillahnya lulus. Waduuuh, rasanya lega banget. 

Kalau mau dengar dan tahu gimana ceritanya aku dapat scholarship alias beasiswa S2 kebijakan publik, teman-teman bisa lihat di sini nih

Hasfa Camp juga pernah lho mengadakan sharing tentang bagaimana mendapatkan scholarship. 

Balik lagi ke pembahasan Sustainability Leadership in Public Policy nih, jadi sebagai bagian dari masyarakat Indonesia dan global, apalagi para calon pembuat kebijakan, musti memperhatikan prinsip-prinsip yang ada dalam 17 SDGs (sustainable development goals) yang sudah dicanangkan bersama banyak negara di United Nation/UN alias PBB (perserikatan bangsa-bangsa)

Mbak Cilla Henriette memberikan pula contoh-contoh kebijakan dari beberapa negara yang sudah menerapkan Sustainability Leadership in Public Policy ini. Indonesia pun sudah punya beberapa kebijakan terkait lho. Tapi ya gitu, tergantung implementasinya juga. Karena kita tahu sendiri kalau ada beberapa kasus korupsi bahkan pada bantuan yang seharusnya diperuntukkan kaum miskin di masa pandemi. Betapa ironisnya.

Semoga kita menjadikan Sustainability Leadership in Public Policy ini sebagai mindset sekaligus purpose, sehingga kebijakan-kebijakan yang akan kita ambil berdasarkan nilai-nilai utama ini. Demi keberlangsungan kelestarian alam, kemanusiaan, kesetaraan dll. Semoga kita dimudahkan dalam langkah-langkah kita menjalaninya, aamin.