Being Hybrid Paradox

Sudah pernah kuceritakan kayaknya ya kalau aku punya wide range of concern  and preferences. Jadi aku berlatar belakang santri njekek aka pondok pesantren yang kuliah di arsitektur Undip, lalu dalam perjalanan hidup alhamdulillah menjelajahi banyak hal. Karir kepenulisan dan buku, yang membawa pada dunia penerbitan, public speaking, blogging serta training. Lalu terjun juga ke dunia digital marketimg, coding, web development bahkan  start up. Belakamgan  nyoba-nyoba bikin paper dan nyemplung ke dunia riset serta akademisi. Kebanyakan aktifitas-aktifitas itu dilakukan sambil jalan-jalan dari kota ke kota, kampus ke kampus, komunitas ke komunitas, pesantren ke pesantren dll.


Tapi gak nyangka banget kalau minggu kemarin itu semua bidang yang berlainan itu tahu-tahu bertubi-tubi beruntun berada di pundakku dalam hari yang berentetan. Allaaaah


Hybrid of that week, sabtu researcher ahad nurse senin manasiker selasa puisier rabu cerpenis kamis supermum  jumat publisher sabtu guide ahad arsitek
Mawut  pokoknya. Bayangkan dalam seminggu otak, pikiran, perasaan, emosi dan aura harus switching dengan cepat dari satu lokus ke lokus lainnya yang sebenarnya beda. Wohoooo..... very challenging, excited tapi juga mendebarkan.

Ditambah tahu-tahu di tengah-tengah harinya tiba-tiba ada kerjaan tambahan yang beda juga dengan bidang esok maupun sorenya. Kayak bianglala gitu rasanya.


Kayak Hybrid of selasa kemarin.
Pagi pengelola kos siang juri cerpen  sore antar anak malam pegiat sastra alias jadi nara sumber bincang sastra di UIN walisongo semarang tentang puisi.


Jadilah aku cuma bisa menghembuskan pada diriku sendiri, ayo cemungudh. Banyak-banyak baca  bismillah dan wirid laa haula wa laa quwwata illaa billahil aliyyil adziim

Saking cair mengalir dan randomnya, aku cuma merasakan hybrid nya, bagian paradox nya yang terselip-selip di antaranya tak lagi kucemaskan. Gak sempat mereview yang barusan dilakukan karena buru-buru berangkat ke tugas berikutnya yang sama sekali berbeda. Bahkan ada yang gak sempat mikirin  kostum yang akan dipakai dan asal nyamber aja dari lemari.

Ufggghh..... hehehe...