Minggu, 10 September 2017

Lumbung Padi Dekat Tengah Kota

Lumbung Padi Dekat Tengah Kota






Sebagian Desa Bolo  berbatasan dengan jalan raya Demak-Kudus. Karena letaknya yang strategis ini pulalah kiranya yang menjadikan Bolo menjadi salah satu desa yang maju dan berkembang dengan pesat di kabupaten Demak ini. Tentu saja pola pikir (mindset)  penduduknya yang positif serta maju, juga kinerja penduduknya yang produktif dan inovatif, menjadikan Bolo semakin terdepan. Berderet prestasinya antara lain yaitu Juara 3 Lomba perkembangan evaluasi desa tingkat Kabupaten 2016 dan Juara 5 Lomba Raskin Tingkat Kabupaten 2016.

Desa yang luas totalnya 244.455 Ha ini terletak kurang lebih 6 km arah timur laut dari pusat kota Demak. Sebelah utara Desa Bolo berbatasan dengan Desa Bango. Berbatasan dengan Desa Mrisen di sebelah Timur dan Selatannya. Dan sebelah baratnya berbatasan dengan Desa Mranak.
Berada di ketinggian dari laut 100 m, Desa Bolo terletak di wilayah Kecamatan Demak, Kabupaten Demak. Desa Bolo dari utara ke selatan sepanjang kurang lebih 2 km, dan membujur dari timur ke barat lebih kurang 3 km.
Bolo terbagi atas 8 Rukun Warga (RW) dan 25 Rukun Tetangga (RT) dan 9 kampung: Jebor, Krajan, Gesik, Gawing, Ngemplak, Dakwos, Ngepung, Klitih dan Kampung Kali C. Semua informasi tersebut bisa dilihat dengan jelas di sebuah peta besar (120 cm x 120 cm) yang diletakkan di Balai Desa Bolo. Sehingga masyarakat maupun orang luar Bolo pun dapat menemukan lokasi yang mereka cari dengan cepat lewat peta ini.  
Luas pemukiman di Bolo sekitar 104.926 Ha dihuni oleh 1177 KK. Terdiri atas 1.877 laki-laki dan 1.920 perempuan. 



Beragamnya mata pencaharian penduduk Desa Bolo, dari PNS, Montir, Dokter, Bidan, Perawat, TNI, POLRI, Pensiunan, Pengacara, Usahawan, dan yang paling banyak Buruh Tani dan Petani, disertai produktifitas mereka yang tinggi, menjadikan  Bolo sebagai desa produktif dan inovatif. Sehingga misi membawa masyarakat yang ‘gemah ripah loh jinawi’ dan berkarakter kebangsaan, bukan lagi slogan.
Spirit produktif ini mungkin juga karena dijiwai dari kisah tokoh legenda sejarah asal usul desa Bolo, Mbah Bolo dan Mbah Gendreng. Mereka diceritakan sebagai sosok yang baik dan suka menolong banyak orang. Walaupun masih keturunan Kadilangu, namun baik terhadap semua orang. Banyak ajaran filsafat Jawa yang mereka ajarkan. Salah satunya adalah ‘Tetap semangat dalam mencari ilmu tanpa menyerah dan selalu berikhtiar. Selalu berusaha untuk mencari rizki yang halal untuk keluarga. Dan semakin berisi ilmu, seseorang harus lebih bisa men-syiar-kan dan mengamalkannya’.
Terobosan POKJA PKK juga mencerminkan partisipasi dan produktifitas warga ini. Secara komprehensif, banyak kegiatan diselenggarakan. Antara lain: Rapat bulanan yang dihadiri 57 anggota; Rapat Inti Pengurus; Kegiatan Posyandu di 5 pos; PosLansia; Program PHBS/Germas. Dengan masyarakat yang sehat, profuktifitas juga meningkat.
Banyak inovasi dilakukan oleh masyarakat Bolo. Untuk meningkatkan perekonomian, warga juga memproduksi beraneka ragam kerajinan. Antara lain handy craft dari bahan melamin menjadi kardus parcel yang didistribusikan ke banyak tempat, bahkan sampai ke luar Jawa. Ada juga yang punya usaha meubel, produksi roti, dan home industry lainnya. Bahkan banyak produk mebelnya juga diekspor.
Inovasi juga tampak pada upaya para petani yang juga menanami ladang mereka dengan tumbuhan non padi antara Juni-Oktober, seperti semangka, melon dan sayur mayur.

Masyarakat Bolo hidup berdampingan dengan rukun dan damai, antara 3709 muslim, 57 penganut Kristen dan 11 orang Katolik. Semua menggunakan bersama fasilitas dan infrastruktur Desa Bolo, termasuk jalan-jalan yang sudah mendapat program betonisasi.
Lembaga-lembaga pendidikan SD 1 Bolo, 2 PAUD di Jebor dan Dakwos, serta TPQ yang ada pun menjadikan denyut kehidupan Desa Bolo ini makin dinamis.  
Ada 13 Musholla yang tersebar merata di masing-masing kampung. Relijiusitas terasa kental sekali terutama saat ada acara-acara tradisi, seperti Selametan, Nyadran, Maulidan, Haul Mbah Bolo, Riyaya dan Wayang Apitan atau semacam sedekah bumi.



Seiring derasnya arus internet dan teknologi, kini Desa Bolo memiliki internet free hot spot yang bisa diakses seluruh warga. Ada SMS gate way sebagai layanan informasi publik menggunakan SMS. Sebuah papan informasi digital berupa TV 40’ pun dipasang dekat balai desa. Semua kemajuan Desa Bolo ini juga bisa diakses lewat website, sehingga makin banyak orang yang mengenali Bolo lebih dekat.
Semangat kebersamaan, gotong royong dan guyup yang menjadikan desa Bolo menjadi salah satu kebanggaan Demak ini, semoga juga menginspirasi lebih banyak orang.

0 komentar:

Posting Komentar