Rabu, 23 November 2016

Writravellicious Goes To Sentosa Island

Writravellicious Goes To Sentosa Island





Langit cerah saat kaki melangkah keluar dari Garden By The Bay, Marina Bay dan  kawasan Merlion Park. Destinasi berikutnya adalah Sentosa Island. Waktu berjalan ke arah halte pemberhentian bus dan shuttle yang ke arah Sentosa, barulah diri ini nyadar. Lhoh ini kan Vivo Mall yang waktu itu kaki ini mengambah bumi Singapura pertama kalinya setelah menyeberang dari Batam.

Wah, jadi sebenarnya begitu tiba di Port Singapore yang jadi satu dengan Vivo mall, lebih dekat ke Merlion Park dan sekitarnya dulu jalannya ya. Disambung ke Sentosa Island ini. Cuma ya kalau masih bawa koper, agak repot juga jalan-jalannya. Kurang leluasa. Baru kemudian tahu ternyata di Sentosa Island ini sebenarnya ada loker dan fasilitas penitipan barang-barang.

Oh ya, dan lagi kalau datangnya ke Port Singapore kesorean kayak kemarin itu memang jalan-jalan di Merlion, Marina, Garden by The Bay dan Sentosa-nya bisa kemalaman banget. Padahal tempat menginapnya jauh dari lokasi ini. Jiaah, begitulah. Itinerary kadang sudah dirancang dengan detail, tetapi pas sampai di lokasi eksekusinya bisa sangat kondisional dan situasional sekali.


Pulau Sentosa merupakan salah satu Integrated Resort berupa pulau yang terpisah dari pulau utama Negara Singapura. Pulau ini bisa dibilang sebagai pusatnya hiburan di negara singa karena di sini terdapat banyak sekali tempat hiburan menarik mulai dari atraksi, wahana, restoran, bahkan pantai pun ada.


 Saat turun dari shuttle bus di semacam terminal karena ada banyak sekali kendaraan datang dan pergi ke situ, baik kecil maupun besar, mata segera berkeliling mencari papan petunjuk. Meskipun ada peta di tangan, tetap saja ketika sampai di medan aslinya, mulut musti rajin bertanya dan mata awas mencari segala penanda.

Ternyata ada  banyak sekali  wahana / permainan di pulau Sentosa yang bisa dinikmati pengunjung.   Di antaranya ada:
  • Universal Studio
  • SEA Aquarium
  • Wings of Time
  • Cable Car (kereta gantung)
  • Luge & Skyride
Universal Studio Singapore  menjadi salah satu alasan kenapa banyak orang mengunjungi pulau Sentosa. Wahana ini sebenarnya mirip Dufan (Dunia Fantasi) di Jakarta atau Trans Studio Bandung. Bagi yang tidak masuk wahana bisa juga berfoto di bola universal yang terletak di luar gerbangnya.






Ada banyak sekali gerai makanan di dalam Sentosa Island yang sangat luas ini. Banyak sekali pilihan menu, asal bawa banyak duit saja kalau mau nyobain semuanya. hehehe...






 
Oh ya, ada peta di beberapa spot-nya. Utamanya waktu pertama kali turun di terminal pemberhentian shuttle dan bis tadi. Juga banyak papan penunjuk/sign di setiap sudutnya.


Kawasan wisata ini saking luasnya dan terus menerus ditambah pembangunan dan penambahan fasilitasnya, bisa butuh beberapa hari buat keliling dan cobain semuanya.





Ada juga  Cable Car (Kereta Gantung) di Sentosa. Selama lebih kurang dua puluh lima menit dari atas  bisa menikmati  pemandangan sebelah selatan singapore mulai dari kawasan Mount Faber hingga pulau Sentosa. Sayangnya waktu itu antrian puanjaaaaang sekaliiii, sehingga akan makan waktu lama, padahal pengennya dapat lebih banyak spot dan destinasi di kawasan Sentosa ini. Jadi bye bye cable car. Hiks. Semoga kapan-kapan bisa cobain sama anak-anakku. Aamiin.


Saat hari makin beranjak siang, dan perut mulai keroncongan, akhirnya ke KFC kaki melangkah. Banyak sekali wajah melayu dan arab ditemui di sini. Mungkin juga karena gerai makanan ini yang terutama  sudah dikenal dijamin kehalalannya.


Di Sentosa, nggak afdhol kalau nggak nyobain naik monorail di stasiun Imbiah ini. Monorail ini juga yang dinaiki Rizky Febian dan ada di video klip single terbarunya, Penantian Berharga. Iya, video klipnya memang bikin baper asli. Hehehe



Dari atas monorail, pemandangan di bawah sana terlihat jelas. Apalagi kalau nggak kebagian tempat duduk saking banyaknya penumpang, sehingga terpaksa berdiri dekat jendela kaca. Hehehe...




Saking luasnya Sentosa Island, dan saking banyaknya pilihan, bikin bingung juga bok. Selain bikin kaki-kaki pegel. Untung-untung kalau bisa sembari membakar lemak dan  bikin langsing karena banyak jalan ya. Ahaha..

Di beberapa spot, ada landmark-landmark. Bisa buat penanda dan melting point bagi rombongan yang jalan terpisah sendiri-sendiri, lalu sepakat janjian di landmark itu, gitu kali ya. Biar nggak tersesat juga, yach  buat tanda lah.

Termasuk di antara landmark itu adalah lambang singapura aka Merlion  dengan warna-warni yang terang menyala ini. So cute! :D



Ada lagi Merlion di tempat yang favorit buat berpose banyak pengunjung. Selain merlionnya lebih besar, bentuk, bahan dan warnanya mirip dengan yang ada di Merlion Park, juga di depannya ada deretan huruf Sentosa dengan warna-warna mencolok.

So cekrek cekrek.....


Ada resort juga di kawasan Sentosa ini. Tentu saja buat kaum yang berkantong tebal.


Luge & Skyride dari segi nama barangkali tak terkenal, tapi ia merupakan salah satu permainan favorit dan menarik di pulau Sentosa.  Merupakan kombinasi permainan mobil-mobilan tanpa mesin yang hanya mengandalkan gravitasi bumi bergerak dari ketinggian, kemudian kembali ke tempat semula dengan naik boncengan “kursi terbang.” Banyak anak muda, remaja, dan anak-anak yang menggandrungi permainan ini. Untuk bermain, musti mengunjungi kawasan imbiah lookout atau di sebelah McDonald pantai Siloso tak jauh dari Beach Station.



Kontruksi bangunan-bangunannya banyak menggunakan struktur rangka baja yang dieskpos dan difiinihing dengan warna biru laut atau air. Seolah hendak membawa suasana seluruh kawasan ini sebagai bagian dari teluk Singapora yang mengalir, meneduhkan, menentramkan, sejuk dan nyaman.




Selain kokoh dan perawatannya lebih mudah, juga menciptakan ruang-ruang yang menyatu antara luar dan dalam. Semi open space tersaji dengan langit-langit yang tinggi dengan atap transparan, sehingga tetap merasa  seperti di bawah langit, dengan angin segar menerobos kanan kiri depan belakang dengan bebas, tetapi terlindung dari terik sinar matahari yang menyengat.

Arcade-arcade yang menghubungkan antar wahana ini menjadi sajian atraksi tersendiri. Daaaan... kalau dalam film India, tiang-tiangnya itu bisa jadi ajang untuk menari-nari ahaha :D




SEA aquarium juga tergolong wahana yang diminati di pulau Sentosa karena dari sisi marketing nya saja sudah menarik karena tertulis sebagai akuarium laut terbesar di dunia. SEA Aquarium lebih kurang mirip sea world di ancol tapi dalam versi lebih luas dan besar. Ada banyak pengetahuan tentang dunia laut di dalamnya, dan bagi yang suka kehidupan hewan laut dan ikan pasti akan betah di dalamnya.


Wings of Time barangkali masih asing bagi sebagian besar orang termasuk yang sudah beberapa kali ke Singapore. Memang ini termasuk atraksi paling baru di pulau Sentosa, akan tetapi sebenarnya “rasa dan aroma” lama nya sangat kental karena merupakan pengganti dari Songs of the Sea yang sudah terkenal.

Bentuk-bentuk perpanjangan atap untuk melindungi bangunan sekaligus menjadi peneduh para pedestrian ini menyerupai daun-daun dengan sirip-sirip atau jari-jari struktur daun ya.

Pilihan warnanya yang antara hijau dan biru itu semakin membuat orang yang berada di bawahnya seolah sedang berteduh di bawah dedaunan.

Ah bisa saja deh arsitek dan perancangnya nih :)



Yang juga berusaha bikin adem di kawasan Sentosa yang luas dan panas ini adalah air mancur di bundaran tengah-tengah antara beberapa wahana. Air mancurnya bisa menari lho mengikuti musiknya.


 Sebenarnya masih ada beberapa wahana atau permainan lain di pulau Sentosa yang tergolong bagus dan menarik sehingga layak untuk dipertimbangkan semisal Trick Eye Museum, 4D adventure (terutama bagi yang suka dan tak masuk ke universal studio), atau berupa permainan flying fox nya pulau sentosa,







Sudah capek seharian jalan kaki terus di Sentosa Island ini, dan harus buru-buru balik agar nggak kehabisan waktu sholat jamak dhuhur dan ashar. Ntar kalau keburu maghrib bisa berabe. Maklum, di kawasan Sentosa Island ini memang tidak ada tempat sholat. Sudah cari pojokan-pojokan siapa tahu ada yang bisa buat tempat sholat, semacam gudang atau apa gitu, tapi nggak nemu juga.




So, kaki setengah berlari menuju halte pemberhentian bis yang akan membawa penumpang balik ke terminal tadi agar bisa kembali keluar Sentosa Island. Tapi ternyata yang antri mau naik bis juga banyak banget.So sembari antri menunggu giliran naik bis, selfie-selfie dulu :D


0 komentar:

Posting Komentar