Senin, 14 November 2016

Writravellicious Goes To Istana Singapore

Writravellicious Goes To Istana Singapore



Tiap kali berjalan dari arah hotel Chancellor Orchard di Cavenough Road menuju stasiun MRT Dhoby Ghaut, aku selalu melewati kawasan yang sangat sejuk dan nyaman ini. Banyak sekali pepohonan rindang di sana, dan taman yang sangat tertata dengan asri dan indah.

Rupa-rupanya kawasan yang hijau dan artistik ini adalah bagian dari Istana Singapore. Wah, pantesan banyak sekali ada orang-orang yang berseragam macam tentara kerajaan dekat pagar besinya yang tinggi.


Istana merupakan kediaman dan kantor resmi Presiden Republik Singapura, tempat beliau  menerima dan menjamu tamu-tamu kenegaraan. Di kompleks yang sama juga terdapat Sri Temasek, kediaman dan kantor tempat Perdana Menteri Singapura bekerja.

PM Singapura inilah yang kemarin baru saja datang ke Semarang dan bersama-sama Presiden Jokowi pergi ke Kendal untuk meresmikan kawasan indutri Park By The Bay.


Konon istana ini menempati tanah seluas 40 hektar sepanjang Orchard Road. Merupakan tempat yang sangat berharga dan berperan penting untuk sejarah dan kebudayaan negara Singapura, ia dibangun pemerintah kolonial Inggris untuk menjadi tempat tinggal Gubernur. Gedung ini selesai dibangun pada tahun 1869 dan diberi nama Government House. Nah,  setelah Singapura merdeka pada tahun 1959 ia diubah namanya menjadi Istana. Dua kali direnovasi, 1996 dan 1998,  gedung diperluas dan didesain agar lebih  modern.



Arsitektur Istana Singapore sendiri terdiri dari:
– Istana Main Building
Terletak di atas bukit. Aristektur istana ini mirip dengan banyak gedung berstyle neo-Palladian dari abad ke 18 yang didesain oleh para ahli bangunan militer Inggris di India.
Sri Temasek
Sri Temasek adalah tipikal bungalow abad ke 19. Dibangun pada tahun 1869, bangunan ini dijadikan sebagai tempat tinggal sekretaris kolonial. Setelah Singapura merdeka, bangunan ini dijadikan tempat kediaman Perdana Menteri Singapura.
Villa
The Villa dibangun pada tahun 1908 sebagai tempat tinggal Aide-De-Camp, yang kemudian pada tahun 1916 dijadikan Private Sekretaris bungalow. Setelah itu pada tahun 1958 dijadikan tempat tinggal Jaksa Agung. Setelah merdeka, villa ini dipakai untuk menjamu tamu sampai tahun 1984.
Military Guardroom
Dibangun pada awal tahun 1990 untuk perayaan upacara para penjaga.
Istana berlokasi di Orchard Road, Singapore 238823 (Dekat dengan Dhoby Ghaut MRT Station).
Istana menyelenggarakan Istana Open House 5 kali dalam 1 tahun (Pada hari Imlek, Deepavali, Hari Raya Puasa, Labour Day, dan National Day). Pada saat inilah kita bisa mengunjungi Istana Singapore.



Ini dia jadwal Istana Open House
– 4 Februari  (untuk memperingati Imlek)
– 1 May  (untuk memperingati Labour Day)
– 7 Agustus  (untuk memperingati National Day)
– 30 Agustus (untuk memperingati Hari Raya Puasa)
– 26 Oktober  (untuk memperingati Deepavali)

 Sekarang jadi punya bayangan kan kapan enaknya pergi ke Singapura, biar bisa pas dengan jadual Open House Istana Singapore?

Harga tiket masuknya S$1. Uang tersebut dan  tiket masuk akan disumbangkan untuk Community Chest. Untuk Singaporean dan PR tidak dikenakan biaya masuk. Jam masuk dari 8.30AM-18.00PM.
Pada saat Open House terdapat banyak acara. Jika  membayar S$2 untuk tiket masuk, bisa  masuk ke dalam beberapa ruangan di dalam istana dan melihat beberapa hadiah spesial untuk Presiden dan Perdana Menteri Singapura. Beberapa souvernir  dijual di Istana pada saat Open House.


Nah, kalau pas arah pulangnya dari stasiun MRT mau ke arah hotel Chancellor Orchard, aku jadi beberapa kali melewat sebuah taman yang letaknya berseberangan dengan istana ini. Keasriannya sangat menarik perhatian. Ada kolam dan bunga-bunga cantik aneka warna.  Dalam semacam prasasti atau monumen,  tertulis nama taman ini: Istana Park.

Berbagai bunga berwarna terang sangat tertata indah. Kehadiran taman ini ibarat oasis tropis di jantung Orchard Road.  Taman ini seolah dirancang dan dibangun sebagai perpanjangan pintu masuk utama istana.  Dan benar ternyata Teh Tion Yong, kepala arsitektur Urban Redevelopment Authority (URA) menjelaskan bahwa alasan utama membangun sebuah taman di depan istana adalah untuk memberikan kesan lebih menonjol pada pintu masuk istana. Semacam emphasize, bold, penegasan, aksentuasi.





Ada  fitur unik dalam taman ini, yakni tampilnya sebuah struktur simetris berbahan stainless steel dan beton. Ia disebut Festival Arch, yang  berdiri  kokoh dengan alas  kolam dangkal berbentuk persegipanjang.  Festival Arch berukuran panjang 26 meter dan tinggi 16 meter. Arsiteknya bernama  Mr. Ren Matsui. Konon ada lebih dari 151 spesies tanaman tumbuh di taman ini. Tanaman  sebagian berasal dari Malaysia, Indonesia, Australia dan beberapa negara lain.

Karena jalan-jalan sampai malam terus, maka seringkali aku menemui taman ini indah menyala pada malam hari. Lampu-lampu dinyalakan setiap hari dari jam 19.00 hingga pukul 00.00. Pencahayaan taman dirancang khusus untuk menerangi Festival Arch dan tanaman tertentu. Termasuk pohon Yellow Flame serta  pohon-pohon kelapa diberikan pencahayaan dari arah bawah. Sebagai hasilnya bayangan  cabang-cabang pepohonan  ini membentuk efek pola yang menonjol pada malam hari. Cantik sekali.




 


Sayangnya waktu tak cukup leluasa memberikan kesempatan agar bisa berjalan-jalan  lebih santai menikmati langsung ke dalam Istana Singapore maupun menikmati setiap sudut taman Istana Park-nya yang indah dan meneduhkan. Semoga lain waktu ada kesempatan lagi, bareng anak-anak juga. Aamiin aamiin ya robbal alamiin.

14 komentar:

  1. Mantaff banget kota singapura nyaa mbaa..seru kayanya buat travelling

    salam blogger

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, masih banyak yang belum dikunjungi. masih ingin ke singapura lagi

      Hapus
  2. Wih..pengen jg ke sana..
    Mb, jadwal bukanya setiap th sama, atau hanya berlaku utk 2011?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, jadualnya sama untuk setiap tahun

      Hapus
  3. Belum pernah ke sana.. Tp udah ada bayangan dengan postingan ini...

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah. every reality comes from imagination

      Hapus
  4. Jadi mupeng pisan ke Singapore 😊

    BalasHapus
  5. Wuiihh pengin ke sana juga kakaaaaa

    BalasHapus
  6. Asyik banget Mba Dian.. 😍😍

    Kapan ya bisa keliling Spore..

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaa..insya Allah kapan-kapan. aamiin :)

      Hapus