Senin, 31 Juli 2017

Seminar Nasional Alquran Dan Problematika Sosial

Seminar Nasional Alquran Dan Problematika Sosial


Seminar nasional: Alquran dan Problematika sosial kemarin digelar oleh Ushuluddin STAIN Kudus di restoran Kalijaga Demak. Sekitar lima puluh undangan hadir dan mengikuti seminar dengan antusias.


Berikut ini beberapa rangkumannya yang kucuitkan juga di twitter ummihasfa.

Hate speech: penanggulangannya menurut alquran&hadits.Konteks kemajemukan ind sdg diuji dg byk konflik,seakan org2 Indonesia&islam intoleran

194 kasus kekerasan agama di 11 bulan pertama 2015, mnrt setara institut. Kasus tolikara, gafatar, isis, bom jkt, kasus ahok, 411,2212 dsb



Larangan hate speech dlm Quran:
 almaidah 2&8.
 Alhujurat:11.
Alqolam 10-12.
Alhumazah:1.

Jenisnya:ghibah,fitnah,qodzaf/menuduh zina dst

Penanggulangan hate speech:
 qoulan sadida
qoulan karima
Qoulan maysura
Qoulan ma'ruf
Qoulan baligha
Qoulan layina
 Ahsan qoul




Manfaat good speech mnrt hadits:
dpt ampunan,
 surga(hadits tabrani)
Dpt kamar istimewa di surga
Dpt mengganti sedekah
Selamatkn dr neraka
Menghilangkan permusuhan dst

Perbedaan penafsiran Quran mrp keniscayaan.sdt pdg berbeda sesuai latar blkg intelektual,sosial,budaya.ada beda variatif, beda kontradiktif

Perbedaan variatif jk ayat mengandung bbrp makna, tp tdk saling bertentangan.

Perbedaan kontradiktif jk pendapat2 slg menafikan,bertentangan



Konklusi: Kalau dirunut, kasus ahok itu ya bagian dr rencana Allah. Ketika Dia menghendaki sesuatu, maka ada saja sebab2/mekanismenya.

Hikmah kasus ahok:
pentingnya kita semua jaga lisan.
Pemimpin sehrsnya tdk mengeluarkan perkataan yg tdk mengindahkan etika.
Penegak hukum hrs tegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Meski beda pendapat, muslim shrsnya tdk saling ejek, anggap diri paling benar.
Tetap jaga persatuan

Berkat ayat diusik, umat berkumpul, mampu demokrasi dg baik.
Umat bisa bersikap dewasa. Hrs dikembangkan spy islam Indonesia jd kiblat dunia



Visi rasulullah: menyempurnakan akhlaq, rahmatan lil alamin, bertauhid pd Allah.

Memahami tdk boleh parsial. Jgn leterleks teks. Hrs komprehensif. Krn ayat quran tdk turun dlm ruang hampa, ada asbabun nuzul

ada yg paham tp msh belok itu antara lain krn Fii quluubihim marodh. Sebabnya nafsu, tipu daya syetan. Tips: muroqobatullah,maiyatullah

Obat hati:baca Quran&maknanya,sholat malam, berkumpul dg org saleh, puasa, dzikir malam yg lama. Insya Allah hati terjaga sehat wal afiyat



Kafir itu asal katanya kafara. menutupi nikmat Allah shg tdk bersyukur. Dia dpt nikmat iman, hidayah,tp dia menutupi shg tdk percaya/iman.

Semoga bermanfaat ya.

Oh ya, ini dia videonya.





Sabtu, 29 Juli 2017

Writravellicious Goes Fiesta Factory Visit

Writravellicious Goes Fiesta Factory Visit


Yeay!
Writravelicious dapat kesempatan factory visit lagi nih. Setelah sebelumnya writravelicious pernah ke pabrik sari husada di klaten, pabrik kosmetika di LIK Mangkang, percetakan di Semarang, Solo, Jogja dan Jakarta, kini saatnya mengunjungi pabrik olahan daging ayam.


Kami berangkat jam tujuh pagi, dan sekitar jam sembilan lebih sampai di daerah Sidorejo Salatiga ini. Meski dekat dengan kota, namun ternyata ada sebidang lahan yang sangat luas dan hijau sekali. Kawasan pabrik berada di area yang sekitarnya nyaman dan sejuk oleh pepohonan dan juga hawa kota Salatiga yang memang sebagiannya dekat pegunungan.





Kendaraan-kendaraan besar milik pabrik tampak lalu lalang drop di tempat-tempat yang menjadi bagian pabrik. Sementara bis yang kami naiki diparkir di tempat yang sudah disediakan.




Tulisan PT Charoen Pokphand Indonesia, Food Division, terpampang besar di fasade bangunan utama pabrik. Dengan simbol brand nya berupa gambar seekor singa yang tengah duduk.





Sebagaimana di pabrik-pabrik lain yang pernah writravellicious kunjungi, di sinipun aturannya sama. Kita diharuskan berjalan di area dalam border line berwarna kuning.

Sempat lihat dan ketemu beberapa karyawan pabrik yang menggunakan pakaian brukut kayak astronot. Mungkin mereka orang-orang yang sedang shift bekerja dekat bahan-bahan kimia di pabrik ini.



Instalasi pembuangan dan berbagai instalasi lainnya tampak terekspos di sisi bangunan. Mungkin agar memudahkan perawatan dan pemeriksaan.






Terdapat beberapa bangunan pendamping yang ada di sisi-sisi lain kawasan pabrik. Sayangnya kami tidak ke sana. Di bangunan utamalah kami diarahkan untuk bisa melihat langsung suasana pengolahan dagingnya.





Guide tour membawa kami ke ruangan yang sudah ditata untuk presentasi. Kemudian seorang karyawan pabrik memaparkan dan memutarkan video profil perusahaan juga beberapa produknya di pasaran.

Beberapa vandel dan tropi kenang-kenangan dari berbagai instansi yang pernah berkunjung ke pabrik ini tampak ditata di lemari pojok ruangan.


Sesi siang itu diisi dengan acara belanja beberapa produk olahan daging di pabrik ini. Lumayan kan selisihnya ama di toko. Sehingga ibu-ibu inipun padha memborong banyak barang.




Oh ya, makan siang yang disajikan merupakan produk baru dari Fiesta. Ready to eat. Berasa makanan di pesawat atau kereta deh. Aku sempat ingat masakan catering di Madinah yang rasanya juga kayak makanan ini.

Kamis, 27 Juli 2017

Pelatihan Menulis Artikel Untuk Siswa SMA

Pelatihan Menulis Artikel Untuk Siswa SMA


Alhamdulillah setelah Rabu lalu, saya berkesempatan mengisi pelatihan artikel di Perpusda Salatiga bersama 100 pustakawan, Rabu ini saya mengisi pelatihan lagi di Perpusda Demak bersama 50 siswa SMA.



Anak-anak berbakat ini dikirim dari sekolah menengah tingkat atas yang ada di 14 kecamatan di Kabupaten Demak. Jadi ya beragam sekali. So I am so excited untuk bisa mengetahui dan membaca ide-ide dan gagasan yang akan keluar dari kepala mereka.



Acara dimulai jam sembilan pagi dengan sambutan kepala Perpusda dan doa. Dilanjut dengan pelatihan sekaligus praktik sampai jam dua belas siang.



Dan seperti kebiasaanku yang suka bervariasi. Bukan saja kostum yang kuusahakan untuk selalu tampil beda setiap ada event, slide presentasi pun selalu berbeda antara satu event dengan yang lainnya. Meskipun temanya sama-sama pelatihan menulis artikel. Selain selalu kuperbarui juga ingin selalu fresh.




Usai pemaparan teori dan sharing pengalaman, teman-teman peserta diminta untuk menulis artikelnya dalam waktu satu jam.


Rasanya senang sekali melihat mereka antusias selama mengikuti pelatihan dan juga praktik menulisnya. Hasil tulisannya juga sebagian sudah lumayan. Sebagiannya lagi masih butuh banyak latihan.

Akhirnya sesi pelatihan pun ditutup dengan foto bersama.


Selamat membaca dan menulis ya teman-teman!
Keep reading and joy writing!

Selalu ditunggu karya-karyanya!

Ini dia videonya...


Minggu, 23 Juli 2017

Writravellicious Goes To Spiegel Kota Lama Semarang

Writravellicious Goes To Spiegel Kota Lama Semarang





 Hari Minggu kemarin akhirnya setelah sekian lama berangan-angan, tibalah takdirnya writravellicious masuk ke dalam bangunan Spiegel di kota lama. Usia bangunannya sudah lebih dari 120 tahun lho. Wow....Makanya waktu naik tangga kayunya tuh berasa krengket-krengket gitu..hihi


 Padahal semasa jaman kuliah arsitektur dulu, bangunan preservasi peninggalan kolonial Belanda ini sering menjadi obyek kami dalam menggambar untuk tugas Presentasi Arsitektur. Dan juga tugas perancangan Desain Arsitektur bagi sebagian mahasiswa, karena aku kebagiannya bangunan PTP yang persis bersebelahan sungai jembatan Berok.

 Bangunan-bangunan di sebelah Spiegel juga dirawat apik dan difungsikan untuk berbagai aktifitas komersial. Ada butik Ria Miranda, Design Home Studio dan Library Cafe.  Bagian kawasan kota lama yang berada persis di Gereja Blenduk dan Taman Sri Gunting ini memang vintage sebagaimana bangunan lainnya di kawasan ini. Aih, serasa di Eropa deh kalau lagi jalan-jalan seputaran sini.

Kapan ke Eropanya beneran ya tapinya....hehe..Aamiin

Sebuah pintu besar berbahan kayu dan finishing natural menyambut pengunjung yang datang. Segalanya mulai terasa berbau western, eropa dan internasional. Dari tulisan di kacanya maupun di papan selamat datangnya. Seperti mengundang siapa saja, dan menjanjikan adanya jamuan makan kastil ala Eropa.

 Memasuki ruangan utama Spiegel, makin terasa gaya jaman baheulanya dan sekaligusnya hindie kolonialnya. Serasa kita dibawa ke Eropa sekaligus juga dibawa ke jaman baheula.

Dinding-dinding ekspos bata dengan lengkungannya yang khas, Kolom-kolom berwarna hijau dengan aksen ukiran difinishing warna emas.




Meja bertatahkan marmer dan kursi-kursi kayu khas jepara-an yang memang sering dipakai oleh para Belanda. Bahkan hingga kini, model-model kursi seperti inilah yang banyak dibeli para buyer luar negeri. Mungkin karena kesannya klasik dan alami. 
















Terdapat deretan sofa-sofa empuk berwana merah muda yang mepet ke dinding bangunan Spiegel di sisi utara. Meja-meja bundar ditata diagonal menjadikan lay out ruangan berkesan hidup dan dinamis.

Di tengah ruangan, cluster meja bartender juga ditata menyerong sehingga menambah kesan ruangan ini semakin luas dan flownya asyik. 









Void atau vide alias ruang terbuka di tengah-tengah ruangan menghubungkan lantai atas dan lantai bawah bangunan. Membawa view dan juga memberi kesan makin luasnya ruangan. Dan tentu saja aliran penghawaan dan pencahayaan yang semakin bagus.

Beberapa pengunjung bule tampak duduk menikmati makanan dan minuman sembari mengobrol menciptakan suasana Spiegel makin hangat.



Ada Impala Space yang berada di lantai dua bangunan Spiegel, yang menjadi salah satu co-working space di Semarang.

Sebuah foto lama bangunan Spiegel jaman dulu dalam frame dipajang di atas sketsel di pojok ruangan dekat tangga. Cantik sekali.

 Lantai dua bangunan Spiegel yang luas menggunakan bilah papan-papan kayu. Membuat ruangan berkesan hangat dan alami. Beberapa partisi dibuat menjadi batas antar beberapa ruangan yang berbeda fungsi.


Impala Space merupakan suatu ruang kerja kolaborasi yang biasa kita kenal dengan sebutan coworking space.  Mimpinya adalah bisa menjadi tempat bekerja bersama para anak muda penggerak industri kreatif, freelancer, entrepreneur dan pemilik start up bisnis. Juga menjadi pusat kegiatan dan pengembangan industri kreatif di Kota Semarang.







Aslinya, Impala adalah nama hewan yang hidup berkelompok yang memiliki gerakan sangat cepat dan gesit.

Tapi konon katanya Impala juga merupakan singkatan dari “simpang jalan”, sebuah titik pertemuan di mana orang dengan kemampuan dan keunikannya masing – masing saling bertemu dan bertukar informasi. Gitchuu..
 Dari halaman luar lantai dua bangunan Spiegel, kita bisa menikmati pemandangan bangunan=bangunan di sekitarnya dan juga kawasan kota lama Semarang

Trus kalau foto berpose di dinding luar lantai dua bangunan Spiegel ini sebenarnya bisa jadi kayak berpose di Eropa loh. Sayangnya aku nggak sempat berpose di situ sih. Hiks. Semoga kapan-kapan lagi sempat yaaaa...Aamiiin







Nih dia videonya.....