Selasa, 29 November 2016

Writravellicious Goes To WareHouse

Writravellicious Goes To WareHouse




Riset merupakan hal yang tak terelakkan dalam proses kreatif penulisan. Sehingga perjalanan ke Batam mengunjungi warehouse pembuatan platform rig offshore ini juga merupakan bagian yang musti dinikmati

Ada banyak warehouse di kota industri ini, namun ada beberapa yang terkemuka dan bonafide. 

Rig pengeboran sendiri adalah suatu bangunan dengan peralatan untuk melakukan pengeboran ke dalam reservoir bawah tanah untuk memperoleh air, minyak gas bumi atau deposit mineral bawah tanah.  Ciri utama rig adalah adanya menara yang terbuat dari baja yang digunakan untuk menaik-turunkan pipa-pipa tubular sumur.

Nah, platformnya dan bagian-bagian dari rig offshore itu diproduksi di pabrik-pabrik ini. 
 
Menurut tempat beroperasinya, rig ada dua macam yaitu rig darat (land-rig) untuk operasi di daratan dan rig laut (offshore-rig) untuk operasi di atas permukaan air (laut, sungai, rawa-rawa, danau atau delta sungai).

Dermott merupakan salah satu warehouse besar yang punya kawasan pabrik sangat luas di salah satu sudut kota Batam ini. Butuh naik kendaraan untuk bisa melintasi seluruh kawasannya yang dipagari dengan kawat berduri yang tinggi serta di beberapa bagian disertai setrum listrik untuk menjaga keamanannya.

Offshore-rig sendrii juga terbagi berdasarkan kedalaman air yaitu:
1.    Inland barge rig adalah barge yang di atas deknya terdapat rig dengan segala perlengkapannya.  Inland barge rig khusus digunakan untuk melakukan pengeboran di tempat-tempat yang sangat  dangkal seperti  rawa dan muara sungai atau delta. Inland barge rig ada dua macam yaitu swamp barge dan tender barge. Swamp barge adalah rig untuk operasi di perairan dengan kedalaman air maksimal 7 meter saja. Sedangkan tender barge adalah rig yang mirip swamp barge tetapi dipakai di perairan yang lebih dalam. 

2.   Lalu ada Jack up rig adalag rig dengan platform yang dapat mengapung dan memiliki tiga atau empat kaki yang dapat dinaik-turunkan. Untuk dapat dioperasikan, semua kakinya harus diturunkan sampai menginjak dasar laut. Selanjutnya, badan rig akan diangkat sampai di atas permukaan air sehingga bentuk menjadi semacam platform tetap. Untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lain, semua kakinya haruslah dinaikkan terlebih dahulu sehingga badan rig mengapung di atas permukaan air. Lalu rig ini ditarik dengan menggunakan beberapa kapal tarik ke lokasi yang dituju. Rig ini biasa biasa digunakan untuk kedalaman 5-200 meter. 


 
 
3. Sedangkan   Semi-submersible rig, sering hanya disebut ‘semisub’ yaitu rig jenis mengapung. Rig ini diikat ke dasar laut menggunakan tali mooring dan jangkar agar posisinya tetap di permukaan. Dengan menggunakan thruster yaitu semacam baling-baling di sekelilingnya, rig semisub mampu mengatur posisinya secara dinamis. Rig ini sering digunakan jika lautnya terlalu dalam untuk rig jack up. Karena karakternya yang sangat stabil, rig ini juga populer dipakai di daerah laut berombak besar dan bercuaca buruk. 


4.    Kemudian ada jugaSubmersible rig  yang terdiri dari bagian utama berbentuk ponton/silinder yang dapat mengambang dan di atasnya terdapat rig beserta semua peralatannya. Setelah tiba di lokasi, bagian utama kemudian ditenggelamkan ke dasar laut dan menjadi penyangga rig. 




 Lalu terdapat pula Drill ship yakni semua peralatan pengeboran dipasang pada kapal. Rig ini biasanya digunakan untuk daerah laut dalam. Posisi kapal dikontrol oleh sistem thruster berpengendali komputer. Dapat bergerak sendiri dan daya muatnya yang paling banyak membuatnya sering dipakai di derah terpencil atau jauh dari darat.




Mengunjungi langsung warehouse ini, jadi bisa melihat  langsung bagian dari proses pembuatan rig/anjungan. Dari perancangan, perencanaan hingga fabrikasinya.

Proses Pembuatan Anjungan (Rig)
Untuk membuat sebuah anjungan (rig) dilakukan beberapa tahapan pembangunan diantaranya sebagai berikut :
- Perencanaan
- Fabrikasi di galangan & LOKASI
- Delivery ke lokasi drilling
- Erection
- Mooring & Positioning
- Installment meliputi :
- Power Plant
- Piping
- Machinery
- Production Support
- Electrical
- Accomodation and Support facilities meliputi :
- Crews Deck
- Berths & Ports
- Heli-Pad
- Flare Tower
- etc.

Proses Fabrikasi
Dalam pembuatan anjungan, perlu dipertimbangkan beberapa aspek termasuk aspek ekonomis dan teknis. Dalam aspek teknis, perlu ditekankan pada kesempurnaan konstruksi yang memenuhi kriteria aman pada waktu operasi, ringan, kuat kaku, dan kenyal tehadap pembebanan, tetapi juga susunan elemen strukturnya tidak rumit sehingga fabrikasinya bisa mengurangi jumlah manhours, mudah pengoperasian dan perawatan, dapat difabrikasi dengan peralatan crane, las, potong dan lain-lain di lokasi fabrikasi serta dapat diangkut dengan cargo barge yang ada dan dapat dipasang pada derrick barge yang ada. 



 

Sementara dari aspek ekonomis juga memperhitungkan analisa biaya investasi, operasi dan pendapatan yang meliputi perkiraan kapasitas reservoir dari sumur percobaan, jumlah platform dan jumlah sumur (wells) yang diperlukan, kapasitas produksi yang berkaitan dengan tekanan reservoir pada secondary recovery serta viskositas, rasio minyak dan gas, komposisi kimia lainnya yang berkaitan dengan kapasitas dan ukuran treatment plant yang diperlukan, kondisi lingkungan dan kedalaman laut di lokasi, antisipasi terhadap harga minyak mentah dunia, perkiraan biaya investasi, operation and maintenance, rate of return on invest, speed of development in relation to cash flow.



Puas rasanya bisa mengunjungi seluruh bagian warehouse dan melihat langsung  proses pembuatan platform dari batangan besi menjadi bentuk bangunan yang terdiri dari tiga lantai berikut banyak fasilitas di dalamnya. Jadi kamar-kamar, kamar mandi, dan utilitas serta berbagai kelengkapan hunian ada di platform tersebut.

dari berbagai sumber

0 komentar:

Posting Komentar