Minggu, 13 November 2016

Writravellicious Goes To Plaza Singapore

Writravellicious Goes To Plaza Singapore

 Tiap kali berjalan dari arah hotel Chancellor Orchard menuju stasiun MRT Dhoby Ghaut, aku pasti melewati Plaza Singapore. Karena memang mal ini terhubung dengan stasiun MRT Dhoby Ghaut. Di sini ada banyak sekali toko dan tenant yang menyediakan  pakaian dan juga  cd musik, serta makanan alias wisata kuliner. Suasananya pun ramai, mungkin karena koleksinya terbilang lengkap. Sangat cocok untuk makan maupun belanja sebab konon harganya  juga lebih baik, tidak semahal di tempat-tempat premium lainnya.
 Aku menikmati keindahan lengkung bangunan arsitekturalnya. Mengingatkanku akan desain-desain unik dan organisnya almarhumah arsitek Zaha Hadid yang fenomenal itu. Selain itu juga senang  melihat mal ini karena suasananya sangat hidup. Banyaknya pengunjung tentu selain juga karena  banyak pilihan untuk belanja, dari yang mahal (branded) sampai diskon-diskon lumayan, namun juga ada berbagai tempat makan yang menyajikan  beragam menu. Di sini juga ada money changer.

Tiap kali lewat, mata ini tak bisa menahan keinginannya untuk menengok, meneleng menikmati sepanjang teras Mal Singapore yang tampak asri dengan pepohonannya yang rindang. Pilihan bahan material dan warna lantai terasnya yang abu mendekati warna bebatuan, menjadikan lingkungan ini sangat alami, sejuk, nyaman dan menenangkan.

Dan ada beberapa batu dan bebatuan artifisial yang bisa dipakai duduk-duduk para pengunjung Mal maupun mereka yang singgah karena lelah setelah jalan jauh. Cocok juga buat tempat janjian alias rendesvous. Seharian di situ dari pagi sampai sore, kayaknya juga bakal betah. Andai punya banyak waktu saja, ingin rasanya duduk di sana sambil membaca buku sampai khatam, atau mengobrol dengan teman maupun kenalan sampai bosan, atau hanya duduk diam dengan mata terpejam menikmati semilir angin sepoi-sepoi sembari menikmati dedaunan kecil yang berjatuhan menimpa kepala.


Konon dibandingkan dengan ION yang kebanyakan dikunjungi oleh wisatawan, plaza singapura lebih banyak di kunjungi oleh penduduk lokal. Bangunannya tidak terlalu besar dan tenant pilihannya cenderung tenant-tenant yang familiar.  Karenanya aku melihat banyak sepeda yang diparkir di pagar trotoar dekat teras Mal Singapore ini.

Aih, seru ya kota yang ramah sepeda dan pejalan kaki ini. Nikmat. Semoga Indonesia bisa juga meniru kerapian, kenyamanan dan keasrian lingkungan seperti ini.



2 komentar: