Selasa, 01 November 2016

Writravellicious Goes To Little India Singapore

Writravellicious Goes To Little India Singapore



Hujan yang masih turun mengguyur bumi Singapura tak menyurutkan langkah kaki ini untuk melanjutkan perjalanan menyusuri sudut-sudut kotanya.

Usai membersihkan diri dengan mandi di hotel chancellor orchard dan sholat dhuhur yang dijamak dengan ashar, aku pun terus bergegas berjalan menyusuri jalanan yang basah. Melalui outdoor cafe di seberang Orchard Mall, bau kopi serasa menggoda. Namun sesaat rasanya keinginan ini musti ditunda sejenak, karena khawatir hujan akan menghalangi langkah makin jauh. Padahal belum satu destinasi pun yang sempat dikunjungi hari ini.

Usai bertanya pada orang yang lewat, mana stasiun MRT terdekat yang bisa menuju ke arah Little India, awak ini berbelok ke kanan. Menyusuri orchard road, melewati depan hotel concorde, juga halaman depan istana dan tamannya yang asri. Terus jalan sambil menikmati indah dan bersih serta rapinya Singapura dengan bangunan-bangunan modernnya yang apik, artistik dan manis berpadu padan dengan taman-tamannya. Ada kedai kebab milik orang Turki di tepi jalan ke arah stasiun MRT, cat merahnya menyala menjadi ikon manis di depan building blocks yang punya bangku-bangku tempat duduk dari batu juga potongan pohon-pohon tertata acak dinamis.

Stasiun MRT pertama yang kukunjungi tampak sepi di bagian atasnya, tapi pas turun ke bawah, waaaah ternyata banyak sekali orang yach. Semuanya tampak bergerak cepat. Aku jadi turut bergegas. Begini lho kalau lingkungan kita ritmenya cepat dan dinamis, kita pun pasti terbawa.
Usai beli tiket dengan mesin yang ada di sana, naiklah MRT akhirnya, dan ke little India tujuan kedua hari  ini di Singapura.



Jalanan Little India ramai sekali padahal hari habis hujan, dan bahkan masih gerimis. Semua juga tampak berjalan bergegas di sini. Wajah-wajah India bersliweran di depan mata. Karena waktu keburu malam, ke Mustafa Centerlah langsung kaki melangkah. 
Mustafa Centre   benar-benar mall yang ramai. Segala barang apapun di sana. Komplit sagala gala aya pokokna mah :D




Mustafa Center  tampak hiruk pikuk pengunjung, apalagi  setelah masuk bagian yang lebih dalam. Kayak Johar, Johar yang dulu ya. Nggak tahu Johar yang sekarang. Belum pernah ke Johar lagi setelah kebakaran yang dulu itu. Tapi tentu saja di Mustafa Center lebih bersih, lebih modern.



Mall ini  besar dan padat. Jadi  lebih mirip pasar yang diberi AC. Suasananya ramai banget. Semua orang berdesak-desakan satu sama lain. Saking penuhnya tempat tersebut dengan barang-barang sehingga mengorbankan jalan bagi para pengunjung.  Jarak antara rak satu sangat rapat, mungkin sekitar dua kali lebar troley.  Jadi kalau  ada yang membawa troley (keranjang dorong) sedang berhenti memilih barang, otomatis jalan atau lorong pun jadi macet.



Semua ada di Mustafa Center. Dari kebutuhan sehari-hari,  beras hingga bumbu-bumbu khas India, baju, sepatu, elektronik, alat dan perkakas rumah tangga, mobil, dan lain-lain. Ada juga toko perhiasan yang besar di lantai dasar Mustafa Center. Konon sebabnya adalah orang-orang India sangat suka mengkoleksi emas. Money changer, agen tour dan travel dan restauran yang menjual aneka  makanan baik india, western, malay,  maupun chinese food.



Buka dua puluh empat jam katanya, Mustafa Center punya harga-harga produk yang cukup murah jika dibandingkan dengan harga-harga tempat lainnya. Makanya banyak pelancong yang datang ke sini dan beli oleh-oleh. Aku dapat oleh-oleh berbagai jenis coklat, gantungan kunci, kaos, souvenir, hiasan dinding, bola kristal dengan merlion di dalamnya.










Oh ya, ada banyak resto makanan-makanan khas India yang berada di pinggir pintu masuk Mustafa Center. Jadi ingat jaman dulu banget pernah diajak  bos-ku  perusahaan eksporter furniture yang bule Inggris untuk menjajal makanan India dengan bumbu-bumbu masakan yang rasanya tajam dan berani. Waktu itu kami pameran furniture di Jakarta Expo, dan aku ajak sepupu perempuanku untuk menemani makan malam bersama teman-teman tim pameran. Sambil makan kepedesan sambil dengerin lagu-lagu India. Hahaha...

16 komentar:

  1. Pingin bgt ke singapura...rapi ya mb tempatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, terutama yang sering jadi kunjungan wisata ya mbak :)

      Hapus
  2. Penasaran dengan little india ini semoga next trip bisa kesana..

    BalasHapus
  3. Kalo ngekor bisa sampai jeng-jeng ke Singapura, yg pertama tak eksplore kuliner plus pasar buku 2ndnya.
    Mengamini diri sendiri dulu ah...^_^

    TFS mbaksay Dian.

    BalasHapus
    Balasan
    1. bawa sangu yang banyak ya mbak....aamiin.
      terima kasih kembali :)

      Hapus
  4. Moga aku bisa sampai kesana mbak, mupeng lihat tempat2 kece gini :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiiin aamiin ya robbal alamiin. aku juga mau lagi owg mbak, semoga dengan anak-anakku bisa ke sana juga :)

      Hapus
  5. Wah..pengen kesana sama keluarga :)
    Keren mb dian..

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin ya robbal alamiin. semoga kesampaian mbak :)

      Hapus
  6. Pengen banget bisa travelling sampai ke luar negeri. Yang paling pengen aku datengin sih bukan Singapore tapi New Zealand. Semoga ada rezeki

    BalasHapus
    Balasan
    1. aku juga pengen ke new zealand, eaaa.. hehe amiin aamiin semoga sama-sama bisa ke sana ya mbak:)

      Hapus
  7. Wah Singapore salah satu negara di ASIA yang 9engen dikunjungi juga, terutama garden by the bay nya, yang ini juga seru kayanya, Asia baru kesampean Malaysia dan Thailand aja hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah sudah pernah ke Malaysia dan Thailand ya? Keren. Jadi pengen juga :)

      Hapus
  8. Kudu sangu yg banyak nih kalo ke sana mbk dian

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi ayo semangat golek sangu :D

      Hapus