Selasa, 19 Desember 2017

Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana

 Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana

Dlm memperingati hari ibu ke-89 badan penanggulangan bencana daerah mengundang ibu2 utk diberi Bekal pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. Badan nasional penanggulangan bencana baru lahir 2017. Di back up tentara, polisi, relawan,banser, termasuk ibu2 pkk di dapur umumnya

py fgs koordinasi, komando, pelaksana. Kepala BPBD adl setda. ada 3 tugas pencegahan. Kedaruratan saat tjd bencana Rekonstruksi dan rehabilitasi pasca bencana Indeksnya ada 3 Kelembagaan Ancaman:banjir,rob,abrasi,dll

Hy anggaran yg tdk dipangkas krn saking pentingnya. Saat ini 3rb rumah roboh sejak gempa sabtu malam lalu. Saat ini rob dan abrasi blm masuk ke BPBD. Sdg diusahakan. Pglmn gunung sinabung, insiden komandernya adl dandimkar.Krn butuh tenaga yg byk,shg grade nya dinaikkan

UU th 24 th 2007 ttg bencana. Kerentanan: perempuan, lansia, anak2. Rob 180cm di sayung. Potensi bencana: banjir, kebakaran, kekeringan, rob abrasi 15 sungai besar di daerah hilir. Batiniah/doa juga mrpkan aksi selain dg tanggul, normalisasi dll 

byk sodaqoh agar diselamatkan dr bencana, fitnah dst. Muara sungai penggaron dan banyu meneng. Pintunya selalu tertutup. Yg ke arah demak, sungai babon, terbuka. Ndilalah, banjir malah menyerang dinarmas meteseh dst. Lagi2 doa mjd bagian dr penanggulangan bencana

Kebakaran 90% sering tjd krn ibu2 yg ketiduran pas masak pakai pawon. Klo beli tabung gas, penthilnya dibuang aja, biar diganti penjual. Kalau tidur, posisi regulator di tengah. Agar kran menutup, dan tdk bs lepas. Atau gas ditaruh di luar. Kalau bocor kena angin, tdk resiko

Dana desa sbnrnya bisa utk penanggulangan bencana. Misal membuat sumur bur utk daerah yg kekeringan. Jgn semuanya utk pembangunan jalan. Kalau air bening itu rob, kalau buthek itu banjir Bumi, hutan, sungai, pantai, negeri ini sbnrnya punya siapa?Kenapa kita merusaknya?





jumlah air akan selalu sama. Maka hrs dijaga kualitasnya. Kalau reklamasi dilakukan, apa guna tanggul laut, tol laut dst. Stop it! Kalau di spore, reklamasi tdk tanggung2,tanggul dibuat 12 km dr titik awal, tp ada kantong2 air diciptakan sekaligus sbg tempat wisata

Kenali ancaman bencana! Ada bukit dipaculi, longsor di Magelang, makan korban 24 org krn tdk aware ancaman bencana pdhl sdh sering diingatkan Hrs tahu kpn menghindari ancaman bencana, ex: hujan angin, banjir,longsor, etc 

Hasil survey di jepang, bgm selamat dr bencana: Kemampuan sendiri 35%, ditolong keluarga 32%, teman, tetangga, warga dll.

Scr historis Demak adl selat muria yg menghubungi pulau muria dan pulau jawa. Dhima' itu rawa. Scr geografis, spt mangkok. Terbentuk lewat proses sedimentasi. Via Bdn Geologi 12 cm penurunan setiap tahun. Semua wajib menanggulangi. Pemerintah, masyarakat, dunia usaha. 

Dulu msg2 jalan2 sendiri, pemerintah, lembaga usaha, masyarakat. Misal:pengusaha milih menyelamatkan gabahnya, pithik2nya dibandingkan nolong org2 yg membthkn Kini dg ada garis komando. Shg dunia usaha tdk bisa menghindar lagi jika diajak utk ikut menanggulangi bencana

Kategori bencana: alam: banjir, kekeringan, angin puting beliung, gelombang pasang, longsor non alam: kegagalan teknologi, ex: lumpur lapindo sosial: bentrokan antar kubu, tawur. Sedimentasi sungai tinggi krn hutan sdh alih fungsi, shg air lgs turun membawa lumpur

Scr politik, gak bisa dipamerkan, shg tdk byk dunia usaha yg mau bantu pencegahan bencana. Ibu2 bs melakukan gerakan pencegahan, dg menanam pohon,gerakkan relawan. Bibit minta ke perhutani. Mmg tdk akan ada ekspose dr media dst, tp ini investasi berguna utk anak cucu

Gerakan membersihkan sampah, bersihkan sungai. Resiko=kerentanan dibagi kapasitas. Kalau kapasitas turun, kerentanan akan luar biasa. Begitu dher bencana, kerugian akan sgt besar. Ex:Dampak 600 ha sawah gagalx 60 jt. Maka 600 orang miskin baru Pdhl klo ditambak,cukup 600ribu

Budaya gotong royong sdh luntur. kerja, malah masyarakat cuma nonton šŸ˜ Hrs digalakkan lagi kearifan lokal, agar tdk nonton aja, ceplek ganthol lodhong. Agar kebakaran tdk nular,hrs diganthol. Kalau nunggu pemadam, keburu habis semua. Hrsnya masyarakat tanggap,cerdas

lahir krn tsunami aceh. Permasalahan: penyelenggaraan PB tdk efektif, tdk ada SOP, sumber daya terbatas, kelembagaan lemah, no planning, koordinasi lemah, paradigma responsif. Maka dibentuk relawan2 yg bantu PB, dibagj kaos, bgn pion2 orange di lapangan

Ada aksi pra bencana, saat bencana dan pasca bencana. 



**
Untuk  kerjasama  review, liputan, event, narsum dll
For reservation,  review and any other collaboration
please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa)
Line: diannafi57

0 komentar:

Posting Komentar