Rabu, 22 November 2017

Let's Go Hybrid Let's Go Beyond

 Let's Go Hybrid Let's Go Beyond



Ada yg lucu nih. Tahu2 ada pesan wa masuk dr Yai, isinya flyer event. Mbok kalau bisa 'kita' (NU, maksudnya) yg mewarnai acara2 kyk gini. Ayo yg muda2 maju. Lho lho, Yai nggak tahu kalo itu kelas rutin yg justru aku yg inisiasi&handle
 *let's go hybrid



Saat org2 cuma gigih berjuang utk meninggikan bendera kelompoknya sendiri saja, ya gmn. We must go beyond. Meski realitanya, idealisme agar bisa melebur & kolaborasi itu byk tantangan. Opo meneh kok bendera negara atau agama. Lha yg dipegang erat bendera kelompok sendiri aja

Wah,itu namanya kacang lupa ama kulit. Buat mrk yg berangkat lewat jalur bendera kelompok mmg jd beban kalau disindir pakai ungkapan itu. Maka perasaan jd lbh merdeka kalau kita berangkat tdk dr bendera apapun. Tapi berada di sana sini itu mjd rawan tdk diterima di mana2

Hmm kalau gitu, gmn kalau di permukaan kita seolah gak berbendera saja tapi sbnrnya kita bermisi bendera tertentu?Itu juga nggak fair. Kalau aku sih suka gaya mbak ainun chomsun,ligwina hananto. Tapi ya tetap hrs ada yg maju dg bawa bendera2 gitu Ada bagiannya sendiri2 lah

Yg sbnrnya kalau dilihat2, knapa fanatisme pan kelompok itu mengemuka ya krn ada hbgnnya dg kursi&suara yg diperebutkan. Pdhl klo mrk yg terpilih py nurani utk menyejahterakan slrh masyarakat, kan ya hrsnya gak peduli benderanya apa Haha tp mmg idealism kyk gitu utopia banget

Mjd di mana2 sekaligus tdk di mana2 itu resikonya adlh bisa dianggap tdk loyal atau bahkan bisa disangka oportunis. Meski dlm hati kecil sendiri pun sbnrnya tetap ada yg mengganjal ktk tiba waktunya hrs kasih vote Itulah knapa berthn2 tdk pernah menggunakn hak pilih

Tapi jgn salah sangka lho. Tugas2 di kefatayatan tetap dijalankan dg baik. Meski musti berkorban waktu,energi,pikiran, dll Dg corps akhwat KAMMI pun solid&kompak More than that,being netizen is a best role Let's go hybrid Let's go beyond

Yg hrs ditinggikan itu mestinya ya bendera kebenaran, kebaikan, kemanusiaan dst. Yg bisa dtg dari siapa saja, dr kelompok mana saja, dst. Ketika tak ada lagi sekat, aku kamu dst, insya Allah bonding kita sbg bangsa & manusia akan lbh kuat. Insya Allah

Kyk skrg lagi entry data keanggotaan fatayat, tiba2 jadi kepikiran, bisa nggak ya misalnya 1 orang yg sama berada di list anggota fatayat, tapi sekaligus di list anggota nasyiatul Aisyiyah, sekaligus anggota Salima? Bisa nggak? Boleh nggak?


Gus Dur itu contoh bagaimana menguniversal namun tidak kehilangan jati diri. Allahu yarham. Lahul Fatihah.





**
Untuk  kerjasama  review, liputan, event, narsum dll
For reservation,  review and any other collaboration
please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa)
Line: diannafi57
 

0 komentar:

Posting Komentar