Rabu, 29 Maret 2017

Catatan Pembaca Novel Gus


Catatan Pembaca Novel Gus





Duh, seneng banget deh dapat mention di instagram hari ini. Ada apresiasi pembaca atas novel Gus terbitan kaki langit kencana, group Prenada Jakarta.

Cekidot yaa:

Ini bukan review. Hanya gelontoran di benak:
Sebelum membaca novel "Gus" berukuran 13 x 19 cm, 198 hlm,
cetakan ke-1, saya mengamati dan menikmati sampul cover depan berwarna hijau tua dan font judul. Desainnya menurut saya keren dan sangat mewakili ekspektasi kisah di novel ini. .






Pesantren dengan segala romantikanya menjadi titik tolak karya Mbak @diannafi Anda yg pernah merasakan kehidupan di pesantren walau pernah singgah sebentar, tentu akan lebih merasakan kultur kehidupan yg khas. Di bagian halaman novel ini, penulis meramu konflik antar keluarga, mengenai siapa yg lebih berhak memegang tampuk estafet kepemimpinan. Setelah Sang Murabi ditinggalkan oleh istrinya, cinta yg mengharukan datang. .
Tetap dalam kesantunan, anak-anak Sang Kyai memiliki wawasan luas. kecerdasan yang berhasil ditampakkan bukan kecerdasan 'kering' tanpa sentuhan spiritual. Meski arus konflik dipertajam, namun kita dapat menangkap esensi persoalan yg menginspirasi. Ada penekanan peran sentral Ibu Nyai yg mendukung perjuangan thalabul ilmi. .
Kesederhanaan, semangat keilmuan, kesadrahan, kesemujudan kepada Sang Khalik adalah kebahagiaan tak terhingga jika turut membaca novel ini. Salam literasi _/\_

 

 

Asyik kaan reviewnya. Kalau teman-teman ingin membaca novel Gus juga, bisa pesan lewat sms/wa 085701591957 juga. Mumpung masih ada stock beberapa eksemplar nih. Atau bisa langsung ke penerbitnya atau toko buku online. 
Selamat berburu #GUS, selamat membaca ya. Ditunggu review-nya :)
**
For reservation,  review and any other collaboration, please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa) 
DM twitter @ummihasfa
DM IG @diannafi
inbox FB Ummi Hasfa
Line diannafi57 
email kbcahaya@gmail.com

 

 

 

Selasa, 28 Maret 2017

Literacy Discussion At Wawasan










Wawasan is one of great mass media at Central Java. It is behalf on Suara Merdeka, the greatest one in this area. That morning a literacy discussion be held on it's base camp, the founder's home. The purpose is to embrace and making  it live again, same with the previous time it's used to be. 

There are two agendas that morning. 
One: Discussion about the organization for professional writers which will make national conference next month, and the books obligation planning from government which ask for feedback from writers. 
Two: Discussion about new book which released by our friend. It is fantasy novel for children that tell stories about local culinary. Sounds great ya. Because writing children stories for children is not easy, actually. I've been there and still need more practices.  Congrats and bravo ya.


 **
For reservation,  review and any other collaboration, please do not hesitate to contact at 085701591957 (sms/wa) 
DM twitter @ummihasfa
DM IG @diannafi
inbox FB Ummi Hasfa
Line diannafi57 
email kbcahaya@gmail.com




Menjadi Penulis Kreatif Produktif Di Era Digital

Menjadi Penulis Kreatif Produktif Di Era Digital



















Alhamdulillah, dalam rangka Hari Jadi Kota Demak, saya berkesempatan berbagi dalam acara workshop kepenulisan. Pelatihan ini menjadi rangkaian dari acara pameran buku yang digelar selama seminggu di Alun-Alun  Demak dan pelataran masjid Agung Demak.




Paginya pameran dibuka oleh bapak Bupati dan disertai talk show berbagi kisah inspiratif beliau berkenaan dengan buku dan literasi. Acara pembukaan berlangsung dengan meriah dan sukses. Usai acara pembukaan, bapak Bupati dan rombongan berkenan meninjau semua stand yang ada. Dan saya, sebagaimana waktu dahulu bertemu dengan Bupati sebelumnya dalam acara yang serupa, kali ini berbincang langsung dengan Bupati periode baru ini. Beliau membuka dan melihat 20 buku tunggal yang saya pajang di stand, dan berkenan memberi masukan-masukan yang sangat berguna. Juga bertanda tangan di novel Gus, bersebelahan dengan tanda tangan bu Khofifah Indar Parawansa, menteri Sosial yang beberapa waktu lalu berkunjung ke Demak. 



 Workshop kepenulisan  tentang bagaimana Menjadi Penulis Kreatif Produktif Di Era Digital itu sendiri digelar pada sore harinya. Sekitar tujuh puluhan peserta sangat antusias mengikuti pelatihan ini. Dan kami sepakat untuk melanjutkan sesi ini dengan kelas-kelas penulisan berikutnya.
Pada hari ke-4 pameran, saya mendapat kehormatan kembali untuk menjadi salah satu juri dalam perhelatan lomba Dai Cilik. Subhanallah, ada banyak sekali talenta muda yang memikat hati. Namun sayangnya hanya ada tiga pemenang utama yang boleh terpilih, berikut tiga pemenang harapan.

**

Jika ada yang menginginkan workshop , pelatihan  kepenulisan juga di kota atau instansi atau komunitasmu, ataupun mengadakan kerja sama lainnya,  silakan hubungi via sms/wa 085701591957 ya.

Semoga bermanfaat!



Senin, 27 Maret 2017

Workshop At Louis Kienne


Workshop At Louis Kienne

Sore itu meski hujan turun dan sempat membasahi pelataran lantai atap hotel Louis Kienne Semarang, tetapi perhelatan workshop yang diselenggarakan Wawasan tetap berlangsung.

Kali ini workshop bertema Impossible Is Nothing. Diikuti sekitar lima puluh orang dari berbagai kalangan dan instansi. Sebagian ada yang berasal dari sebuah instansi pendidikan terkemuka di Semarang yang lokasi kampusnya di Banyumanik.


Kami belajar tentang terapi cleansing untuk mengoptimalkan kemampuan spiritual dan mental kami dalam menghadapi masalah apa saja. Sehingga yang tadinya tidak mungkin akan menjadi mungkin.

Subhanallah, kiranya kesempatan belajar ini sungguh sesuai dengan buku terbaruku terbitan Grasindo yang berjudul How To Reset Your Life. Insya Allah ilmu dan terapi cleansing ini akan juga kupraktikkan dalam sesi terapi pada Program Reset yang akan menjadi bagian dari acara roadshow dan bedah buku How To Reset Your Life di berbagai kota.

Jika ada yang menginginkan bedah buku dan program Reset ini di kota atau instansi atau komunitasmu, silakan hubungi via sms/wa 085701591957 ya.

Semoga bermanfaat dan selamat bertemu dalam sesi sharing dan workshop di tempatmu!


Souvenir From Around The World

Souvenir From Around The World


Maksud hati sih inginnya keliling dunia dengan mengunjungi banyak negara, iya kan?!
Tetapi jika kali ini baru bisa mengoleksi souvenir-souvenirnya kiriman dari teman-teman, nggak apa-apa juga kan? Alhamdulillah, disyukuri. Semoga menjadi jalan kapan-kapan akhirnya bisa travelling around the world. Aamiin ya robbal alamiin.



Sampai dengan saat ini, alhamdulillah berbagai pernak pernik yang kudapat dari teman-teman berasal dari  tunisia, hongkong, korea, australia, paris, eiffel, malaysia.




Sedangkan souvenir dari Singapore, makkah, madinah, jeddah alhamdulillah kubeli langsung di tempatnya sana saat berkesempatan mengunjungi negara-negara itu.


Yuk berdoa dan berusaha  terus supaya bisa   lebih banyak negara lagi yang bisa dikunjungi.
Aamiin ya robbal alamiin.




Kalau kalian, negeri mana yang ingin kalian kunjungi?

Minggu, 26 Maret 2017

KPPS Stake Holders Meet Up


Bertempat di hotel Siliwangi, siang itu aku kembali hadir dalam meet up para stakeholder pemegang saham sebuah badan keuangan syariat umat. Ini tahun yang keberapa ya? Mungkin yang kesembilan. Tempat pertemuan rapat tahunan selalu berpindah-pindah. Dan karena hanya setahun sekali, maka aku seringkali menyempatkan diri, meski kadang bersamaan waktunya dengan acara lain. Seperti hari itu, ada tiga acara sekaligus di tempat yang berbeda. Jadi pagi, siang, sore, aku lari-lari dari satu acara ke acara lain. Hehe.

Dalam tiap kesempatan Raker, alhamdulillah selalu 'ketemu' orang dan rekanan baru. Meski wajahnya pernah ditemui di tahun sebelumnya misalnya, tapi tahun berikutnya ada beberapa orang yang jadi lebih kenal akrab dan intens. Demikianlah networking konon berjalan.

 Tahun ini ada agenda-agenda tambahan yang berangkat dari kepedulian lembaga untuk pendidikan dan sosial. Dan tentu saja rencana ini didukung penuh oleh sebagian besar stake holders yang hadir hari itu.

Sampai jumpa tahun depan!


Rabu, 08 Maret 2017

Keseruan Launching Apartemen Di Hotel Patrajasa



Keseruan Launching Apartemen Di Hotel Patrajasa





Hujan mulai reda saat aku tiba di hotel Patrajasa untuk memenuhi undangan launching sebuah apartemen baru di kawasan Semarang Barat. Persis bakda maghrib usai sholat di musholla hotel, aku bergabung dengan banyak tamu lain yang mulai memenuhi hall Poncowati di sayap barat kawasan Patrajasa.

Setiap tamu berhenti sebentar di photo booth bagian depan sebelum masuk ruang utama hall untuk diambil fotonya. Berlatar belakang gambar desain bakal apartemen yang dilaunching hari ini, para tetamu bergaya dengan pose masing-masing. Aku pun. Ahay:D

Di dalam ruangan utama hall, para tamu duduk melingkar di masing-masing cluster meja bundar dengan nomer-nomer sesuai yang tertera di undangan. Sembari menunggu acara utama dimulai, kami menikmati makan malam prasmanan dengan sajian yang sudah disediakan. Perbincangan tentang jalan kesuksesan owner property ini mendominasi perbincangan di mejaku. Dari seorang remaja yang tidak mau berada di bawah bayangan kesuksesan sang ayah, dia memilih membangun agensi dan sukses, kemudian merambah dunia properti ini.

Di tengah perbincangan yang seru, aku menyempatkan berdiri menyapa pak Prie GS yang tampak baru saja datang masuk ke hall. Lama tidak bersua, kembali tak sengaja bertemu di event yang bukan tentang buku dan sastra tentu merupakan sedikit kejutan. Setelah berbincang denganku sebentar, coba tebak dengan siapa pak Prie GS duduk malam ini. Aha, persis di sebelah sang owner yang tengah kami perbincangkan tadi. He really knows where he should place some one who has influence. Such a young man with such compassion culture strategic.

Acara dibuka dengan tarian yang sangat fenomenal, dan kemudian launching apartemen yang baru tahapan persiapan lahan ini. Kawasan superblok yang menjadi tren lifestyle baru di Semarang Barat dengan menghadirkan 17 unit indeskost reseidence, 3 tower apartemen, gedung perkantoran, rumah sakit dan lifestyle Mall yang terintegritas dalam sebuah lokasi yang strategis. Tata letak tepat di depan pintu tol Trans Jawa yang menghubungkan kawasan perindustrian masif di Kendal dan pusat perekonomian di Semarang, serta dikelilingi oleh berbagai kawasan hunian dengan segmen lengkap di wilayah paling berkembang di kota Semarang.

Seperti halnya banyak bisnis properti lain yang juga melakukan strategi fast track, selagi memulai pembangunan sambil jualan alias marketing, demikian pula dengan properti ini.

Semoga sukses dan laris manis. Karena kabarnya dengan cara marketing ajaib mereka yang sangat jitu dan strategis, bahkan saat kemarin sudah lebih dari separuh unit yang ada sudah terjual. Kapan-kapan aku ceritakan bocoran bagaimana cara mereka menjualnya dalam waktu cepat ya. I promise..stay tune :)