Jumat, 02 Desember 2016

Writravellicious Goes To CBD Singapore

Writravellicious Goes To CBDSingapore




 Kalau dulu jaman kuliah arsitektur, kami diperkenalkan dengan superblok, akhirnya aku berkesempatan menyaksikan sendiri superblok di Singapura ini.


Adalah CBD alias Central Business Distric yang merupakan bagian dari "Downtown Core" atau Inti pusat kota menjadi pemandangan dan sekaligus welcome area saat kaki menapak naik dari MRT tengah kota ini. Downtown core sendiri terdiri atas tujuh subzone,  Anson, Cecil, Clifford Pier, Maxwell, Phillip, Raffles Place and Tanjong Pagar. 





Ingat lagu Uptown Girl-nya siapa tuh grup penyanyi lawas banget? Nah! Lagu ini langsung mengalir di kepala saat diri melaju di tengah gang-gang mall usai turun di stasiun MRT Raffless.

Lalu lagu terhenti seketika karena mulut menganga saat dikejutkan dengan kehadiran lapangnya sebuah plaza hijau. Yang membuat seketika diri bermandi cahaya dan angin berhembus menyejukkan raga dan jiwa. Aih...langsung teringat mata kuliah perancangan arsitektur deh. Tentang bagaimana caranya menimbulkan pengalaman keruangan, spacial experiences. Ya begini ini ternyata salah satu praktik dan aplikasinya. Setelah terhimpit gang kecil, lalu surprise! dapat plaza yang seakan menjadi surga.

Dalam penulisan novel pun, hal-hal dan cara-cara seperti ini diadaptasi. Kita kenal ada suprise, punch, pinch,  twist, dll.

Raffles Place ini terletak di selatan mulut Sungai Singapura atau  Singapore River. Terletak di   Downtown Core  dalam Central Area, ia menyajikan bangunan-bangunan tertinggi dan landmark-landmark  kota.

Di jalan pedestrian samping plaza itu aku tertegun menyaksikan gedung-gedung pencakar langit di depan belakang dan kanan kiri plaza.

Sambil terus bertanya-tanya dengan siapa saja yang kujumpai sepanjang perjalananku dari stasiun MRT Raffles menuju Merlion Park, suasana CBD sangat terasa. Perpaduan antara langkah-langkah tergesa dari para pekerja dan beberapa orang yang menikmati sedikit rehatnya di beberapa sudut.




Beberapa bangunan penting di  Raffles Place, antara lain UOB Plaza, One Raffles Place, Republic Plaza, dan  OCBC Centre. Ada juga The Fullerton Hotel Singapore,  sebuah hotel yang menempati bangunan Kantor Pos Besar yang direnovasi.  Serta ikon Merlion, bangunan ultra modern berbentuk durian Art Centre Esplanade Theatre ada di lingkungan ini. The stock exchange of Singapore - the Singapore Exchange - juga berada di sekitar sini. Beberapa bangunan penting administratif seperti  Parliament House, the Supreme Court dan  City Hall terletak di seberang utara sungai, namun secara teknis merupakan bagian dari  Raffles Place ini juga. 



Untuk menuju CBD Singapore ini aku turun di Stasiun MRT Raffles Place (Kode NS26 / EW14 ) sebuah  stasiun persilangan di Jalur Utara Selatan dan Jalur Timur Barat. Berlokasi tepat di bawah daerah keuangan Raffles Place, di Downtown Core, selatan dari Sungai Singapura. Menjadi stasiun yang sibuk karena persilangan jalur di Central Area.


 Stasiun ini memiliki banyak pintu, dua pintu utama mengarah ke Raffles Gardens, dengan penampilan miniatur dari bangunan bersejarah John Little.
  •  Pintu A - Caltex House, Clifford Centre, Clifford Pier, Change Alley, 63 Market Street, OUB Centre, The Arcade
  • Pintu B - Change Alley, HSBC Building, OCBC Centre, Singapore Land Tower, Wak Hai Cheng Bio Temple (Yueh Hai Ching Temple)
  • Pintu C - Ocean Towers
  • Pintu D - Equity Plaza, Republic Plaza
  • Pintu E - Ocean Building
  • Pintu F - Capital Square, China Square, Great Eastern Centre, Lau Pa Sat, NTUC Centre (One Marina Boulevard), Prudential Tower, SGX Centre
  • Pintu G - Boat Quay, UOB Plaza
  • Pintu H - Asian Civilisations Museum, Empress Place, Bank of China Building, Maybank Tower, Parliament House, The Arts House at Old Parliament (Old Parliament House), Six Battery Road, The Fullerton Singapore, Victoria Theatre and Concert Hall.
  • Pintu I - Hong Leong Building, Lau Pa Sat
  • Pintu J - Ocean Financial Centre (U/C)

Terletak di Kawasan Pusat Bisnis, The Fullerton Hotel Singapore dapat dijangkau dengan lima menit berkendara dari Clarke Quay dan Boat Quay. Hotel ini menawarkan spa, kolam renang infinity, dan pusat kebugaran 24-jam.

The Fullerton Hotel Singapore berjarak 25 menit berkendara dari Bandara Internasional Changi. Stasiun MRT Raffles Place dapat dijangkau dalam lima menit jalan kaki dari hotel.
Kamar-kamar The Fullerton Hotel Singapore dilengkapi TV layar datar dan internet kabel atau Wi-Fi gratis. Tersedia minibar dan fasilitas membuat teh/kopi di setiap kamar.















Ada perawatan spa di The Fullerton Spa.  Dari hotel ini orang bisa  bekerja di pusat bisnis 24-jam. The Fullerton Hotel Singapore juga memiliki sejumlah butik mewah di lokasi.
Ada pemandangan cakrawala Singapura dan Marina Bay yang bisa dinikmati dari ketinggiannya.  Punya  The Lighthouse menyajikan masakan Italia. Town Restaurant-nya menawarkan masakan internasional dan hidangan laut prasmanan, sedangkan Post Bar menyajikan aneka koktail dan martini.

Saat keluar dari area Plaza, jalan raya yang luas namun didampingi pedestrian yang juga nyaman menyambut kaki. Beberapa papan penunjuk di sudut jalan sangat membantu.












Tampak dari kejauhan, tiga bangunan kembar yang tinggi yang menopang Marina Bay Sand Skypark menjadi latar yang memukau.

 
Jalan raya seluas itu tampak bersih dari sampah. Pepohonan hijau di tepi jalan membuat deretan beton itu tidak terasa kaku dan mencekam.


Saat menyeberang jalan raya, dan menikmati Kawasan CBD (central bussiness district)  dari kejauhan, makin kentara kalau kawasan ini tatanannya rapi. Wilayah perkantoran yang mungkin sekali mengikuti tata aturan bangunan sehingga tidak tampak tumpang tindih dan semrawut.

Langitnya juga tampak bersih ya? Seperti bebas dari polusi udara. 

Kendaraan-kendaraan juga tampak berlalu lalang dengan nyaman. Tidak ada kemacetan  dan riuh klakson. Ini karena kebanyakan orang menggunakan MRT bawah tanah sebagai sarana transportasi. Keren ya!

0 komentar:

Posting Komentar